Penggunaan Metode Discovery learning dalam Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Di TK ZONAKATA Pontianak

Authors

  • Nada Shalsa Bylla Universitas Muhammadiyah Pontianak, Indonesia
  • Bella Fransyska Universitas Muhammadiyah Pontianak, Indonesia
  • Sudarti Sudarti TK ZONAKATA Pontianak, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i6.1140

Keywords:

Pembelajaran, Berpikir Kritis, Pendidikan Anak Usia Dini, TK ZONAKATA Pontianak

Abstract

Artikel ini membahas penerapan metode discovery learning dalam pembelajaran Sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK ZONAKATA Pontianak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak-anak melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam mengembangkan kognisi anak, termasuk kemampuan berpikir kritis. Melalui eksperimen seperti Kapas Pelangi, Jembatan Benang, Bunga Tissue, Botol Anti Tumpah, dan Bom Air, metode discovery learning mengaktifkan partisipasi anak dalam proses belajar, memperkuat observasi, analisis, dan kreativitas mereka. Hasil eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep Sains dan keterampilan berpikir kritis, serta pentingnya pendekatan ini dalam mempersiapkan generasi masa depan yang kompeten.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Farib, P. M., Ikhsan, M., & Subianto, M. (2019). Proses berpikir kritis matematis siswa sekolah menengah pertama melalui discovery learning. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(1). https://doi.org/10.21831/jrpm.v6i1.21396

Khaeriyah, E., Saripudin, A., & Kartiyawati, R. (2018). Penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran Sains untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2). http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/awlady

Misyana. (2018). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Bermain Sains Pada Anak TK A Di Laboratorium PAUD Yasmin Kabupaten Jember Tahun Ajaran 2018/2019. Jurnal Pendidikan: Early Childhood, 2(2b).

Nuraeni, S. (2023). Penerapan Pembelajaran Sains Melalui Permainan Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Mathla’ul Anwar. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 325-337. https://doi.org/10.52266/pelangi.v4i1.766

Rofiqoh, W., Syahroni, I., & Latipah, E. (2021). Analisis kemampuan berfikir kritis melalui pengenalan fungsi jam dan konsep waktu dengan teori Schoenfeld menyelesaikan masalah anak TK. Jurnal Buah Hati, 8(2). P-ISSN 2355-102X, E-ISSN 2502-6836.

Setyaningrum, D. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta didik Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Dengan Teori Schoenfeld Pada Kelas VIII A Materi Bangun Datar Prisma SMP N 1 Wedung Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016. Ssenatik. http://prosidingupgris.ac.id

Yunita, H., Meilanie, S., & Fahrurrozi, F. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pendekatan Saintifik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.228

Downloads

Published

2024-08-05

How to Cite

Bylla, N. S., Fransyska, B., & Sudarti, S. (2024). Penggunaan Metode Discovery learning dalam Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Di TK ZONAKATA Pontianak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(6), 1948–1956. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i6.1140

Issue

Section

Articles