Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Informasi Tentang Hipertensi Dan Tatalaksananya Dalam Perawatan Anggota Keluarga Yang Sakit

Authors

  • Marta Tania Gabriel Ching Cing Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Tantri Analisawati Sudarsono Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.115

Keywords:

edukasi; hipertensi; koqnitif; tatalaksana;penyuluhan

Abstract

Hipertensi disebut sebagai the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Kerusakan organ target akibat komplikasi Hipertensi akan tergantung kepada besarnya peningkatan tekanan darah dan lamanya kondisi tekanan darah yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati. Hipertensi termasuk penyakit degenerative yang menjadi pintu masuk penyakit kardiovaskuler lainnya. Pada survey awal ditemukan bahwa sebanyak 34% anggota mitra mengalami hipertensi  dan lebih dari 50 % dari anggota mitra memiliki anggota keluarga yang menderita hipertensi. Berdasarkan hasil tersebut maka tim melakukan upaya peningkatan koqnitif tentang hipertensi sehingga anggota mitra mampu merawat diri dan merawat anggota keluarga yang memiliki masalah hipertensi. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan tatalaksana hipertensi yang dirancag dengan tehnik diskusi. Hasil pre test pada kegiatan ini didapatkan skor rerata  65 dan setelah kegiatan didapatkan hasilrerata  post test yaitu 88 yang artinya terdapat peningkatan sebesar 35,38% pengetahuan dari sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan maka dari itu dapat disimpukan bahwa kegiatan ini dapat meningatkan pengetahuan dan informasi tentang  hipertensi dan tatalaksananya  dalam  perawatan anggota keluarga yang sakit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cing, M. T. G. C., Annisa, R., & Sulistyowati, R. (2022). Upaya Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Penatalaksanaan Emergensi Pada Kejang Demam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(5), 567–571. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.742

Dinkes, jawa tengah. (2021). Jawa Tengah Tahun 2021.

Kemenkes. (2023). Beranda profil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia • • Minggu, 09 April 2023 Https://Www.Kemkes.Go.Id/Article/View/23033100001/Deteksi-Tbc-Capa., Maret, 1–7.

Maulana, N. (2022). Pencegahan dan Penanganan Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(1), 163–168. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/992/784

Melanie, G. C. P. (2019). Manajemen Pencegahan Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Borneo Cendekia, 3(2), 40–46. http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/id/eprint/5576%0A

Mohammed, M., & Abdelhafiz, K. (2015). Autoantibodies in the sera of breast cancer patients: Antinuclear and anti-double stranded DNA antibodies as example. Journal of Cancer Research and Therapeutics, 11(2), 341–344. https://doi.org/10.4103/0973-1482.157314

Nuraini, B. (2015). Risk Factors of Hypertension. J Majority, 4(5), 10–19.

Downloads

Published

2023-07-21

How to Cite

Cing, M. T. G. C., & Sudarsono, T. A. (2023). Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Informasi Tentang Hipertensi Dan Tatalaksananya Dalam Perawatan Anggota Keluarga Yang Sakit . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5), 311–315. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.115

Issue

Section

Articles