Implementasi Program Penanaman Bakau untuk Memperkuat Lahan Pesisir di Kelurahan Sinaboi Kota Kabupaten Rokan Hilir

Authors

  • Ririn Muthia Zukhra Universitas Riau, Indonesia
  • Anggi Marsella Universitas Riau, Indonesia
  • Azan Afriansyah Universitas Riau, Indonesia
  • Dita Afriani Universitas Riau, Indonesia
  • Eka Putriani Universitas Riau, Indonesia
  • Ilyas Sasmita Universitas Riau, Indonesia
  • Muhammad Rico Irawan Universitas Riau, Indonesia
  • Nor Hasanah Ufiasari Universitas Riau, Indonesia
  • Ribka Susanti Situmorang Universitas Riau, Indonesia
  • Yulia Nurmala Dewi Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i7.1301

Keywords:

KUKERTA, Penanaman Mangrove, Habitat, Spesies, Erosi, Upaya

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) adalah program wajib yang biasanya diadakan oleh perguruan tinggi. Dalam program ini, mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat di suatu daerah, terutama di desa-desa atau komunitas yang membutuhkan. Tujuan dari Kukerta adalah untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa serta berkontribusi pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan proyek penanaman mangrove untuk memperkuat kawasan pesisir di subkawasan Sinaboi Kota dengan tujuan mengatasi permasalahan degradasi lahan pesisir dan perubahan iklim yang mempengaruhi seluruh ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal. Proyek ini mencakup penanaman bakau yang dikenal efektif dalam melindungi pantai dari erosi, meningkatkan kualitas tanah, dan menciptakan habitat bagi berbagai spesies. Kegiatan utama proyek ini adalah pemilihan lokasi penanaman strategis, penyediaan benih mangrove berkualitas, serta pelatihan dan partisipasi masyarakat lokal dalam penanaman dan konservasi. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hiu dan mendorong upaya mereka dalam menjaga lingkungan. Hasil dari proyek ini meliputi penguatan infrastruktur pesisir, peningkatan kualitas tanah dan air, serta pemulihan keanekaragaman hayati di daerah yang terkena dampak. Efektivitas program akan dievaluasi secara berkala untuk mengukur keberhasilan penanaman mangrove dan melakukan penyesuaian yang tepat untuk mencapai tujuan jangka panjang. Proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi upaya perlindungan pantai di wilayah lain yang mengalami kondisi serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damayanti, A. (2019). KEGIATAN PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PELESTARIAN EKOSISTEM PESISIR DI DUSUN CEMARA, KABUPATEN LOMBOK BARAT. Jurnal Abdi Insani LPPM Unram, 6(2), 277.

Dewi, S. (2022). Penanaman Kembali Hutan Mangrove Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Pada Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Asthadarma Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(2), 45.

Fikriyani, M. (2013). Evaluasi program rehabilitasi mangrove di pesisir desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Ruang, 2(1), 81-90.

Rahmawati, D., Sutikno, M. A. F., & Wulandari, H. U. (2023). Penanaman Mangrove Kawasan Pesisir Mangunharjo Bentuk Pelestarian Ekosistem Sebagai Upaya Penyelamatan Generasi. Jurnal Dharma Indonesia, 1(1), 13-19.

Rosmaliza, Rosmaliza, Ridwan Melay Melay, and Bunari Bunari. Sejarah Masuknya Kebudayaan Tionghoa Dikecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir. Diss. Riau University.

Downloads

Published

2024-09-08

How to Cite

Zukhra, R. M., Marsella, A., Afriansyah, A., Afriani, D., Putriani, E., Sasmita, I., Irawan, M. R., Ufiasari, N. H., Situmorang, R. S., & Dewi, Y. N. (2024). Implementasi Program Penanaman Bakau untuk Memperkuat Lahan Pesisir di Kelurahan Sinaboi Kota Kabupaten Rokan Hilir . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 2653–2657. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i7.1301

Issue

Section

Articles