Pemberdayaan Kader Dan Petani Dalam Pengendalian Hipertensi Pada Petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas

Authors

  • Dwi Sarwani Sri Rejeki Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Siwi Pramatama M Wijayanti Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Sri Nurlaela Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1346

Keywords:

Kader, Pengendalian, Hipertensi

Abstract

Penyakit hipertensi dikenal sebagai silent killer dan dapat menimbukkan beberapa komplikasi. Kejadian hipertensi pada petani di Kabupaten Banyumas terutama di Desa Linggasari masuk kategori tinggi. Data penelitian menunjukkan 63% responden mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya berupa 1)  Sosialisasi program 2) Peningkatan pengetahun petani mengenai hipertensi dan faktor risikonya 3) Peningkatkan ketrampilan petani mengenai manajemen diri hipertensi 4) Penyediakan media informasi berupa buku pencegahan hipertensi bagi petani 5) Penyediaan sarana pengukuran tekanan darah bagi petani 6) Pendampingan. Kegiatan dilakukan di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang dilaksanakan tahun ke-2 yaitu penguatan jejaring kemitraan, edukasi kesehatan tentang pentingnya aktivitas fisik, menyusunan menu sehat untuk penderita hipertensi dan pendampingan berhenti merokok, revitalisasi Posyandu Lansia. Hasil kegiatan terbukti terdapat peningkatan pengetahuan peserta terkiat pengendalian hipertensi dengan edukasi. Terjadi perubahan rata-rata skor nilai pengetahun yang signifikan pada responden penelitian dari 19.5 menjadi 21.8. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value 0.000 artinya terjadi perubahan tingkat pengetahuan responden akan upaya pencegahan hipertensi sesudah diberikan penyuluhan dan role play.  Pada tahun ke-2 dibuat media edukasi berupa leaflet dan poster tentang hipertensi dan pencegahannya. Poster edukasi yang dibuat sudah didaftarkan HKI.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Balitbangkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Balqis, Sumardiyonno, H. (2022). Hubungan Antara Prevalensi Hipertensi, Prevalensi DM Dengan Prevalensi Stroke di Indonesia (Analisis Data Riskesdas dan Profil Kesehatan 2018). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 10(1), 379–384.

Ernawati, & Yan, L. S. (2023). Peningkatan Peran Kader dalam Pencegahan Stroke pada Penderita Hipertensi melalui Family Coaching. Binakes: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 34–41.

Fitria, S. N., & Prameswari, G. N. (2021). Faktor Risiko Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 472–478. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN

Kemenkes RI. (2016). Survey Indikator Kesehatan Nasional 2016. 1–245.

Rejeki, D. S., Anandari, D., & Nurlaela, S. (2024). Upaya Pengendalian Hipertensi pada Petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Journal of Community Health Development, 5(1), 12–26.

Rejeki, D. S. S., Darmawati, D., & Susanti, D. (2022). Desa Tangguh Pandemi Covid-19 Berbasis Petani Sehat dan Berdaya (Petani Seber).

Rejeki, D. S. S., Nurlaela, S., & Anandari, D. (2019). Pemberdayaan Kader Pendeteksi Tuberkulosis Paru Menuju Desa Linggasari Yang Sehat Dan Produktif. Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat, 1(4). https://doi.org/10.20884/1.dj.2019.1.4.910

Sakinah, M. F., Rejeki, D. S. S., & Nurlaela, S. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi di Pedesaan dan Perkotaan Kabupaten Banyumas (Analisis Data Riskesdas 2018). Jurnal Kesmas Indonesia, 13(1), 46–63.

Saraswati, D., & Novianti, S. (2019). Bina Masyarakat Dalam Pengendalian Hipertensi. Jurnal Pengabdian Siliwangi, 5(1), 16–18. http://www.gizi.net/download/ASI-

Sormin, T., Puri, A., & Amatiria, G. (2023). Peningkatan Kemampuan dan Kemandirian Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Improving Community Capability and Self-Reliance in Controlling Non-Communicable Diseases (NCD). Beguai Jejama - Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(April 2023). http://jpt.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/1234

Sumarni, T., & Setyaningsih, R. D. (2019). Edukasi Tata Laksana Non Farmakologi Untuk Pencapaian Tekanan Darah Terkontrol Pada Penyandang Hipertensi Di Posbindu Ptm Desa Dukuhwaluh Kembaran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(2), 64. https://doi.org/10.24114/jpkm.v25i2.14269

Downloads

Published

2024-10-03

How to Cite

Rejeki, D. S. S., Wijayanti, S. P. M., & Nurlaela, S. (2024). Pemberdayaan Kader Dan Petani Dalam Pengendalian Hipertensi Pada Petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3116–3125. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1346

Issue

Section

Articles