Apoteker Mengabdi: Apoteker Mendampingi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Antihipertensi

Authors

  • Ika Yulisa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Halifah Risma Wandi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Imas Muliyati Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Indira Damayanti Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Kevin Febrian Wardana Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Siti Nashihah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1462

Keywords:

Pengabdian, Hipertensi, Tanaman Obat Keluarga

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah tinggi dengan tekanan sistolik lebih dari 130 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Tekanan darah tinggi apabila tidak terkontrol atau tidak diberi perhatian khusus dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Sebagian besar pasien hipertensi menggunakan obat bahan alam selain obat hipertensi konvensional. Pasien yang menggunakan obat bahan alam memang terbukti menurunkan tekanan darah. Namun, hanya 15,2% yang menggunakan obat bahan lama sesuai dengan peraturan BPOM tentang kriteria jamu. Sehingga dapat disimpulkan perlunya edukasi mengenai penggunaan obat bahan alam di masyarakat sebagai terapi komplementer untuk hipertensi. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi mengenai tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai antihipertensi dan menjelaskan bagaimana cara menggunakan, juga cara mengolahnya.  Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah berupa pemaparan materi mengenai definisi, gejala, tanaman obat keluarga yang berpotensi sebagai antihipertensi dan juga cara pengolahannya. Setelah kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengetahui, memberikan informasi dan penerapan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai terapi yang bersifat tradisional disamping penggunaan obat-obat konvensional. Dan juga diharapkan akan berdampak pada penurunan kasus hipertensi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, N. F. M. et al. (2022). Studi Etnobotani Tumbuhan Berpotensi Sebagai Obat Tradisional untuk Penyakit Hipertensi dan Asam Urat di Kecamatan Mowila, Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 1(3), pp. 39–51.

Anggriani, L. M. (2018). Deskripsi Kejadian Hipertensi Warga Rt 05 Rw 02 Tanah Kali Kedinding Surabaya, Jurnal PROMKES, 4(2), pp. 151–164.

Dafriani, P. (2016). Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzigium Polyanthum Wight Walp) terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Kerinci 2016, Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 7(2), pp. 25–34.

Depkes RI (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta: KEMENKES RI.

Manuntung, A. (2018). Buku Terapi Perilaku Kognitif Pada Pasien Hipertensi. Malang: Wineka Media.

Mutmainna, A. et al. (2022). Pengaruh Konsumsi Mentimun Terhadap Stabilisasi Tekanan Darah Pada Pasien Penderita Hipertensi Di Desa Panaikang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa, Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya, 1(6), pp. 162–168.

Nuraini, B. (2015). Risk Factors of Hypertension, J. Majority, 4(5), pp. 10–19.

Sirait, D. et al. (2023). Pendampingan Pembuatan Jamu Tradisional dari Tanaman TOGA Di Desa Sentang Serdang Bedagai, Jurnal Bakti Nusantara, 1(1), pp. 35–43.

Thahir, Z. et al. (2021). Penggunaan Obat Tradisional Sebagai Terapi Komplementer Pada Pasien Hipertensi dDi Puskesmas Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa, Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 5(2), pp. 68–76.

Downloads

Published

2024-10-15

How to Cite

Yulisa, I., Wandi, H. R., Muliyati, I., Damayanti, I., Wardana, K. F., & Nashihah, S. (2024). Apoteker Mengabdi: Apoteker Mendampingi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Antihipertensi . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3307–3311. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1462

Issue

Section

Articles