Pemberdayaan Pendamping ODHIV Demi Terwujudnya Health for All

Authors

  • Linda Dewanti Universitas Airlangga, Indonesia
  • Sulistiawati Sulistiawati Universitas Airlangga, Indonesia
  • Dewi Ratna Sulistina Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Darmika Caroline Simangunsong Puskesmas Manggar Kab.Belitung Timur, Indonesia
  • Maria Camelia T. Bupu Puskesmas Onekore Kab. Ende NTT, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1516

Keywords:

Pendamping, Pemberdayaan, ODHIV, HIV-AIDS, health for all

Abstract

HIV AIDS masih menjadi masalah kesehatan besar di seluruh dunia. Indonesia, sebagaimana negara member dari United Nations, telah mencanangkan akan mengakhiri epidemi AIDS tahun 2030. Capaian tren keberhasilan three zero nampaknya masih terkendala dengan besarnya stigma dan diskriminasi dari masyarakat. Peran Pendamping bagi orang yang baru terifeksi HIV (ODHIV) sangat penting. Pendamping memotivasi dan membangkitkan mental ODHIV agar tetap berobat dan mnium ARV secara teratur, serta menjaga kesehatan tubuh agar dapat tetap sehat dan hidup layak seperti orang pada umumnya.  Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas pendamping orang dengan HIV (ODHIV). Melalui Training of Trainer, 30 pendamping atau calon pendamping diberi buku materi dan dijelaskan lebih lanjut tentang HIV AIDS, kesehatan serta kehidupan ODHIV. Focus Group Disscussion juga dilaksanakan untuk menggali data kualitatif tentang pendampingan ODHIV. Hasil dari TOT ini, tingkat pemahaman terkait HIV-AIDS dan kesehatan menjadi meningkat secara bermakna (nilai pretest 72,0 9,7 vs. post-test 85,9 8,7 ; p 0,035).  Kesimpulan Pemahaman pendamping ODHIV meningkat dan adanya program ini, pendamping merasa bahagia karena institusi Perguruan Tinggi memperhatikan keberadaan pendamping ODHIV.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Direktorat P2PM-Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan lasikal Akselerasi ARV dalam Penanggulangan HIV AIDS & PIMS bagi Kader. https://siakpel.kemkes.go.id/upload/akreditasi_kurikulum/kurikulum-1-30333030-3633- 4938-b135-373332363535.pdf

Kemenkes RI. Dirjen P2P. (2023). Petunjuk Teknis Tatalaksana Program Profilaksis Pra-Pajanan (PREP) Oral untuk Orang Berisiko Tinggi Terinfeksi HIV di Indonesia (Revisi 2023).

Permenkes RI No 23 Tahun 2022. Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Acquired Immunodeficiency Syndrome, Dan Infeksi Menular Seksual.

SIHA, Kemenkes (2022). Diakses dari: https://siha.kemkes.go.id/portal/files_upload/Laporan_TW_1_2022.pdf Diunduh 4 Desember 2023.

United Nations. (2016). Countries Commit to Action to End AIDS by 2030. Diakses dari: https://www.un.org/en/academic-impact/countries-commit-action-end-aids-2030. Diunduh 21 Oktober 2024.

UNAIDS. (2024). The urgency of now: AIDS at a crossroads. Geneva: Licence: CC BY-NC-SA 3.0 IGO. Diakses dari: https://www.unaids.org/sites/default/files/media_asset/2024-unaids-global-aids-update_en.pdf. Diunduh 21 Oktober 2024

WHO. (2024). HIV. Diakses dari: https://www.who.int/health-topics/hiv-aids#tab=tab_1. Diunduh 21 Oktober 2024.

Downloads

Published

2024-10-28

How to Cite

Dewanti, L., Sulistiawati, S., Sulistina, D. R., Simangunsong, D. C., & Bupu, M. C. T. (2024). Pemberdayaan Pendamping ODHIV Demi Terwujudnya Health for All. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3567–3574. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1516

Issue

Section

Articles