Penerapan Teknologi Aerator Box Portable Dalam Upaya Peningkatan Mutu Proses Ekspedisi Ikan Nila POKDAKAN Sumbermulyo di Kecamatan Glenmore

Authors

  • Galang sandy Prayogo Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Endi Sailul Haq Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Abdul Holik Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Dian Ridlo Pamuji Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Nuraini Lusi Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.158

Keywords:

aerator; box portable;POKDAKAN;ikan nila

Abstract

Desa Tulungejo merupakan salah satu desa dengan potensi perairan yang melimpah, hal ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membudidayakan  ikan air tawar jenis nila. Kelompok Budiddaya Ikan (POKDAKAN) Sumbermulyo merupakan sekumpulan warga yang memanfaatkan lahan untuk membudidayakan ikan nila di lahan persawahan dan pekarangan. Permasalahan yang dialami oleh POKDAKAN yaitu tingkat kematian ikan yang terjadi pada saat proses pengiriman/ekspedisi. Terdapat 3-4 dari 10 ikan nila yang mati karena tidak dapat mendapat pasokan udara yang cukup selama pengiriman lebih dari 2 jam. Penggunaan aerator tenaga listrik dari genset berbahan bakar fosil dirasa  kurang efisien di tengah harga BBM yang melambung tinggi. Penerapan teknologi aerator box portable bertenaga baterai 12 v 80 Ah dapat mengurangi biaya pengeluaran dan dapat menekan angka kematian ikan karena dapat beroperasi dengan durasi yang lama, dengan demikian harga jual ikan akan tetap tinggi. Berdasarkan hasil uji kinerja aerator dapat beroperasi selama 12 jam nonstop). Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, perancangan alat, uji kinerja, pelatihan pengoperasian alat hingga serah terima alat. Hasil dari kegiatan ini yaitu Teknologi berupa aerator box portable yang dapat menggantikan teknologi aerator yang sebelumnya menggunakan teknologi berbahan bakar minyak bumi atau menggunakan genset untuk mensupply listrik menjadi teknologi yang ramah lingkungan yaitu penggunaan baterai. Teknologi aerator box portable juga dapat menghemat biaya pengoperasian mesin aerator sebelumnya yang menggunakan bensin sebagai bahan bakar selama ratarata 4-5 jam dalam pengiriman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrullah, A., Baiduri, M. A., & Wahidah, W. (2018). Produksi Pakan Mandiri Untuk Budidaya Ikan Nila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 1. https://doi.org/10.35334/jpmb.v2i1.406

Inayah, N., Susanti, N. I., Musafiri, M. R. Al, & Ekaningsih, L. A. F. (2020). Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat melalui Pengelolaan Saluran Irigasi Menjadi Wisata Literasi pada Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) “Banyu Bening” Jajag Banyuwangi. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 252–265. https://doi.org/10.29062/engagement.v4i1.192

Rahman, A. Z. F. (n.d.). Analisis Potensi Sub Sektor Perikanan Di Wilayah Kabupaten Lamongan Dan Kabupaten Banyuwangi. JURNAL RANDAI, 2(2), 26–36.

Silviana, H., Yuniwati, I., Erwanto, Z., & Triasih, D. (2021). Pengembangan Bioflok dan Kolam Budidaya Ikan sebagai Wisata Edukasi di Desa Tulungrejo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 96–102.

Downloads

Published

2023-07-24

How to Cite

Prayogo, G. sandy, Haq, E. S., Holik, A., Pamuji, D. R., & Lusi, N. (2023). Penerapan Teknologi Aerator Box Portable Dalam Upaya Peningkatan Mutu Proses Ekspedisi Ikan Nila POKDAKAN Sumbermulyo di Kecamatan Glenmore . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5), 352–359. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.158

Issue

Section

Articles