Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT)
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1780Keywords:
tanaman obat keluarga, pengobatan tradisional, kesehatan masyarakatAbstract
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pulau Panjang oleh kelompok wanita tani (KWT) dengan tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat. Masalah yang dihadapi adalah akses terbatas terhadap layanan kesehatan di daerah pedesaan, yang mendorong masyarakat untuk beralih ke pengobatan tradisional. Metode yang digunakan meliputi pemilihan tanaman obat yang sesuai, persiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman, dengan fokus pada tanaman rimpang seperti jahe, kunyit, dan kencur yang dikenal memiliki khasiat dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk hipertensi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat serta pemanfaatan lahan kosong untuk tujuan kesehatan melalui tanaman obat keluarga ini.
Downloads
References
Basuki, K. (2019). Gambaran Pengetahuan Masyarakat Pemanfaatan Tanaman Obat di Wilayah Gamol RW 5 Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356- 0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id.
Bebet, N., & Mindarti, S. (2015). Buku Sakut Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Isbn: 978-979- 3595-49-8, 1–24(09), 52–54.
Choironi, Nur Amalia, Masita Wulandari, and Sri Sutji Susilowati. 2019. “Pengaruh Edukasi Terhadap Pemanfaatan Dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Minuman Herbal Instan Di Desa Ketenger Baturraden.” Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1): 1-5.
Elisabet Alva Nadia. 2020. Efek Pemberian Jahe Terhadap Tekanan Darah Pada Paisen Hipertensi. Jurnal Medika Hutama, Vol. 02, No. 01.
Li, Y., Wang, Y., Machuki, J., Li, Y., Wu, Y., Niu, Y., Yu, Y., Lu, Q.-B., & Sun, H.-J. (2022). Curcumin in Hypertensive Vascular Remodeling. Frontiers in Physiology, 13, 848867. doi:10.3389/fphys.2022.848867.
Oktarlina, Rasmi Zakiah, Afra Rahmani Santi. 2021. “Pemberdayaan Dan Pemanfaatan Toga Dalam Meningkatkan Sistem Imun Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Nusantara Permai.” Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1): 30–37.
Wang S-Y, Zhao H, Xu H-T, Han X-D, Wu Y-S, Xu F-F, Yang X-B, Göransson U and Liu B (2021) Kaempferia galanga L.: Progresses in Phytochemistry, Pharmacology, Toxicology and Ethnomedicinal Uses. Front. Pharmacol. 12:675350. doi: 10.3389/fphar.2021.675350.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Habibie Deswilyaz Ghiffari, Tommy Julianto, Sri Budiasih, Ayu Amelia, Desy Maniarti Gusmali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












