Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT)

Authors

  • Habibie Deswilyaz Ghiffari Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Tommy Julianto Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Sri Budiasih Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia
  • Ayu Amelia
  • Desy Maniarti Gusmali Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1780

Keywords:

tanaman obat keluarga, pengobatan tradisional, kesehatan masyarakat

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pulau Panjang oleh kelompok wanita tani (KWT) dengan tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat. Masalah yang dihadapi adalah akses terbatas terhadap layanan kesehatan di daerah pedesaan, yang mendorong masyarakat untuk beralih ke pengobatan tradisional. Metode yang digunakan meliputi pemilihan tanaman obat yang sesuai, persiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman, dengan fokus pada tanaman rimpang seperti jahe, kunyit, dan kencur yang dikenal memiliki khasiat dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk hipertensi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat serta pemanfaatan lahan kosong untuk tujuan kesehatan melalui tanaman obat keluarga ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basuki, K. (2019). Gambaran Pengetahuan Masyarakat Pemanfaatan Tanaman Obat di Wilayah Gamol RW 5 Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356- 0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id.

Bebet, N., & Mindarti, S. (2015). Buku Sakut Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Isbn: 978-979- 3595-49-8, 1–24(09), 52–54.

Choironi, Nur Amalia, Masita Wulandari, and Sri Sutji Susilowati. 2019. “Pengaruh Edukasi Terhadap Pemanfaatan Dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Minuman Herbal Instan Di Desa Ketenger Baturraden.” Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1): 1-5.

Elisabet Alva Nadia. 2020. Efek Pemberian Jahe Terhadap Tekanan Darah Pada Paisen Hipertensi. Jurnal Medika Hutama, Vol. 02, No. 01.

Li, Y., Wang, Y., Machuki, J., Li, Y., Wu, Y., Niu, Y., Yu, Y., Lu, Q.-B., & Sun, H.-J. (2022). Curcumin in Hypertensive Vascular Remodeling. Frontiers in Physiology, 13, 848867. doi:10.3389/fphys.2022.848867.

Oktarlina, Rasmi Zakiah, Afra Rahmani Santi. 2021. “Pemberdayaan Dan Pemanfaatan Toga Dalam Meningkatkan Sistem Imun Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Nusantara Permai.” Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1): 30–37.

Wang S-Y, Zhao H, Xu H-T, Han X-D, Wu Y-S, Xu F-F, Yang X-B, Göransson U and Liu B (2021) Kaempferia galanga L.: Progresses in Phytochemistry, Pharmacology, Toxicology and Ethnomedicinal Uses. Front. Pharmacol. 12:675350. doi: 10.3389/fphar.2021.675350.

Downloads

Published

2024-12-11

How to Cite

Ghiffari, H. D., Julianto, T., Budiasih, S., Ayu Amelia, & Gusmali, D. M. (2024). Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4586–4591. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1780

Issue

Section

Articles