Peran Mahasiswa KIP-K Dalam Pemberdayaan Agrowisata Bukit Sege Indah (BSI) BUMDes Adisana Melalui Program Sustainable Development Goals (SDGs)
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1792Keywords:
SDGs, Pemberdayaan, Peran Mahasiswa, Agrowisata BSIAbstract
Di negara PBB sendiri telah menyusun program terkait pembangunan yang berkelanjutan untuk negara-negara di dunia pada tahun 2030. Rancangan program tersebut mencakup 17 tujuan, beberapa diantaranya adalah quality education (pendidikan berkualitas) dan economic growth (pertumbuhan ekonomi). Dalam segi pendidikan di Indonesia sendiri telah melalukakan beberapa program dan akses kemudahan berupa menyediakan SKB atau PKB bagi masyarakat yang tertinggal menempuh pendidikanya baik SD, SMP, maupun SMA. Sedangkan di bidang ekonomi memberdayakan rakyat melalui program ekonomi kreatif serta pengembangan bidang sektor pariwisata. Salah satu industri pariwisata yang sedang diberdayakan yakni Agrowisata Bukit Sege Indah berlokasi di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Saat ini sedang mengalami beberapa problematika yakni menurunya pengunjung dari tahun ke tahun dan tentunya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah promosi media sosial yang kurang serta perlunya perbaikan dibeberapa fasilitasnya. Pengabdian oleh mahasiswa telah berupaya membangkitkan kembali citra Agrowisata BSI. Akan tetapi, masih perlu adanya beberapa hal yang setidaknya mampu menjawab peroblematika terkait menurunya jumlah pengunjung dari tahun ke tahun. Pemerintah Desa Adisana telah melakukan pula beberapa upaya sepeti menitikan beberapa rangkaian kegiatan desa di lokasi wisata sebagai bagian menghidupkan kembali esksistensi BSI. Namun, dari beberapa keterangan yang penulis dapatkan menyimpulkan bahwa masih perlu beberapa yang harus dibenahi untuk dapat mempertahankan eksistensi BSI (Bukit Sege Indah) serta pemberdayaan masyarakat yang dirasa masih kurang maupun pengelola dari agrowisata tersebut. Sedangkan promosi melalui postingan di platform online sangat minim sekali. Dalam hal ini beberapa saran yang muncul dalam benak penulis yakni melakukan perbaikan di bidang fasilitas umum seperti akses menuju wisata, musholla, swafoto, maupun penambahan beberapa destinasi di dalamnya agar tidak monoton. Dalam bidang promosi dengan cara membuat konten yang berkualitas dan menarik, brand awwarness, serta memperhatikan sasaran audiens, waktu postingan, dan komunikasi interaktif di medsos.
Downloads
References
Abduh, M. (2024). Di Bukit Sege Indah Adisana, Bisa Nikmati Durian dari Pohonnya. Pantura.Post. https://www.panturapost.com/wisata/2073239280/di-bukit-sege-indah-adisana-bisa-nikmati-durian-dari-pohonnya
Apriliani. (2018). Pengentasan Kemiskinan di Desa Talok Melalui Pendidikan Non-formal Berbasis Anyaman Bambu dengan Metode Pembangunan Berkelanjutan Pasal 7 UU No. 13 Tahun 2011 Menuju Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia 2045. Lex Scientia Law Review, 2(1), 33–35.
Bumiayu, T. media K. (n.d.). Profil Kecamatan Bumiayu. Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes. Diambil 22 November 2024, dari https://bumiayu.brebeskab.go.id/503-2/profil/
Fatkhunnajah, E. (2022). Kemandirian BUMDes Menyongsong Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi Covid-19. Informatika dan Sistem Informasi, 2(1), 52.
HM.Noor, I. (2010). Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pada Perguruan Tinggi. Pendidikan dan Kebudayaan, 16(3), 286–287.
I Wayan, M. (2015). Pemberdayaan Masyarakat di Daerah Tujuan Wisata Desa Pemuteran Dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2).
Inspekrorat Jenderal Kemendikbudristek Republik Indonesia, T. (2023). Membangun Masa Depan Gemilang dengan KIP-K. Inspekrorat Jenderal Kemendikbudristek Republik Indonesia. https://itjen.kemdikbud.go.id/web/membangun-masa-depan-gemilang-dengan-kip-kuliah/
N.C, A., D, M., Afriana, & Dkk. (2019). Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Mencapai Tujuan SDGs (Herni Ramd). Prakarsa.
Noor, M. (2011). Pemberdayaan Masyarakat. Civis: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Kewarganegaraan, 1(2), 88–89.
Nur Afni, Y. (2020). Strategi Pengembangan Agrowisata Durian (Studi Kasus Agrowisata Durian di Bukit Sege Indah Desa Adisana Kecamatan Bumiayu. IAIN Purwokerto.
Priastiandaru, D. (2023). Mengenal 17 Tujuan SDGs Pembangunan Berkelanjutan Beserta Penjelasannya. Kompas.com. https://lestari.kompas.com/read/2023/05/02/080000486/mengenal-17- tujuan-sdgs-pembangunan-berkelanjutan-beserta-penjelasannya?page=all
R.N, A. (2021). Resensi: SDGs Desa Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan. Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja Dan Administrasi Pelayanan Publik, 24(1), 138.
Rahma, S. (2014). Perkembangan Masyarakat Informasi dan Teori Sosial Kontemporer. Kencana.
Riduwan, A. (2016). Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Perguruan Tinggi. Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(2).
T, A. (2019). Model Financial Dan Teknologi (Fintech) Membantu Permasalahan Modal Wirausaha UMKM Di Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 16(2), 159–160.
Wahyuningsih. (2017). Millenium Develompent Goals (Mdgs) dan Sustainable Development Goals (Sdgs) Dalam Kesejahteraan Sosial. Bisma: Jurnal Bisnis Manajemen, 11(3), 391–395.
Waluya, B. (2007). Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat. PT. Grafindo Media Pratama.
Yanti, D., Ramadhan, I., Yunita, D., & Dkk. (2024). Peran Media Sosial Dalam Mempromosikan Pariwisata di Desa Perkebunan Bukit Lawang. Pariwisata, 11(1), 3.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Haikal Al Fiqri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












