Literasi Digital Sebagai Upaya Menangkal Hoaks di SMA 5 Kabupaten Gowa
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1796Keywords:
Berita hoax, literasi digital, Pelajar, GowaAbstract
Tujuan artikel ini akan membahas pentingnya literasi media dan kesadaran terhadap hoaks sebagai upaya untuk memitigasi dampak buruk dari informasi palsu Dalam perkembangan dunia digital dewasa ini, peredaran berita-berita yang tidak memiliki fakta atau disebut berita hoaks semakin mengkhawatirkan. Terutama dalam momen-momen tertentu seperti menjelang peristiwa politik, informasi seperti itu berseliweran. Anak anak muda dalam hal ini para pelajar dianggap perlu untuk memiliki kesadaran literasi yang baik agar dapat terhindar dari paparan informasi hoaks. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan sosialisasi, penyuluhan secara langsung pada siswa-siswa kelas 11 secara acak yang berjumlah 60 orang Penyuluhan harus terus dilakukan karena penyuluhan yang dilakukan di SMA 5 Kabupaten Gowa memperlihatkan kontribusi dalam hal peningkatan kesadaran siswa mengenai hal tersebut.
Downloads
References
Pariser, E. (2011). The Filter Bubble: How the New Personalized Web Is Changing What We Read and How We Think. Penguin Books.
Tambini, D. (2017). "Fake News: Public Policy Responses." Media Policy Brief 20, LSE Media Policy Project.
Vosoughi, S., Roy, D., & Aral, S. (2018). "The Spread of True and False News Online." Science, 359(6380), 1146–1151.
Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). "Information Disorder: Toward an Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making." Council of Europe Report.
WHO. (2020). "Managing the COVID-19 Infodemic: Promoting Healthy Behaviours and Mitigating the Harm from Misinformation and Disinformation."
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Prasuri. K, Masdiana Masdiana, Muhammad Hasyim, Hasbullah Hasbullah, Andi Faisal, Fierenziana G.J, Ade Yolanda, Wahyuddin Wahyuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














