Edukasi Kesehatan Tentang Metode Kontrasepsi Keluarga Berencana Kepada WUS Di Desa Sangkilon

Authors

  • Bima Suryantara Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia
  • Dian Monalisa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia
  • Umi Istiqomah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1799

Keywords:

Kesehatan Kontrasepsi, Metode, Keluarga Kerencana, WUS

Abstract

Menurut WHO (2028) Keluarga berencana adalah suatu cara yang memungkinkan orang mencapai jumlah anak sesuai dengan yang mereka inginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi dan pengobatan infertilitas. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pengaturan kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, serta mengatur kehamilan melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas (BKKBN, 2011). tujuan dilaksanakannya program adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga dengan mengatur jumlah kelahiran anak agar diperoleh keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Hal tersebut dapat ditingkatkan dengan pemberiaan edukasi kesehatan untuk persiapan metode kontrasepsi. pada penelitian ini dilakukan metode penyampaian edukasi melalui ceramah dan diberikan leaflet. Dilihat dari  hasil pretest dan post test mengalami kenaikan setelah diberikan edukasi pada pengabdian masyarakat ini Hal ini menunjukan bahwa pemahaman ibu terhadap materi dalam kegiatan yang sudah dilakukan di Desa Sangkilon.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arum, Dyah Noviawati Setya, Sujiyatini. 2017. Panduan Lengkap Pelayanan KB terkini. Yogyakarta: Fitramaya.

BKKBN. 2016. Kebijakan Program Kependudukan , Keluarga Berenca dan Pembangunan Keluarga. Jakarta: BKKBN

BKKBN. 2018. Peserta KB Aktif Menurut Metode Kontrasepsi Per- Provinsi. Jakarta:BKKBN.

Elizawarda. 2017. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan MKJP pada Ibu akseptor KB di Desa Tengah Kecamatan Pancuran Batu Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Batu Tahun 2017. Jurnal Kemenkes Medan. Volume 12 No.2 SeptemberDesember 2017.

Hasmiatin. 2016. Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami dan Budaya denganPenggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Abeli Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Kesehatan: Volume (1):34

Indah Budiarti, Dina Dwi Nuryani RH. 2017. Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Akseptor KB. Jurnal Kesehatan. Volume 8:220–4.

Profil Kabupaten Bantul. 2019.UMP dan UMK Kabupaten Bantul 2019. Yogyakarta: PEMDA.

Downloads

Published

2024-12-14

How to Cite

Suryantara, B., Monalisa, D., & Istiqomah, U. (2024). Edukasi Kesehatan Tentang Metode Kontrasepsi Keluarga Berencana Kepada WUS Di Desa Sangkilon . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4627–4630. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1799

Issue

Section

Articles