Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto

Authors

  • Lilik Djuari Universitas Airlangga, Indonesia
  • Tazkia Nafs Robbani Universitas Airlangga, Indonesia
  • Hamzah Rafly Rahman Universitas Airlangga, Indonesia
  • Ravell Hansen Untono Universitas Airlangga, Indonesia
  • Anisa Firdausi Rahmanda Universitas Airlangga, Indonesia
  • Tutus Rachkutho Universitas Airlangga, Indonesia
  • Moh. Hamzah Raka Pratama Universitas Airlangga, Indonesia
  • Alexa Surya Romansyah Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2056

Keywords:

tingkat kualitas hidup, WHOQOL-OLD, lansia

Abstract

Jumlah lansia meningkat secara signifikan setiap tahun. Diproyeksikan mencapai 63,3 juta di tahun 2045. Indonesia menempati peringkat empat besar negara di dunia dengan jumlah lansia tertinggi. Lansia akan mengalami banyak perubahan dan masalah seiring proses penuaan, seperti penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial, ataupun ekonomi. Proses penuaan memberi dampak kompleks pada aspek kesehatan dan pada berbagai aspek kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat kualitas hidup terkait kesehatan pada lansia. Analisa situasi dengan survei kuesioner, data demografi meliputi usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, status pernikahan, riwayat penyakit serta kuisioner WHOQOL- OLD untuk mengukur kualitas hidup lansia, di Desa Sadar Tengah, Mojoanyar, wilayah kerja Puskesmas Gayaman, Mojokerto. Teknik purposive sampling, dengan besar sampel 32 orang. Sebagian besar pada rentang usia 60 – 69 tahun, semuanya perempuan. Pekerjaan mayoritas sebagai ibu rumah tangga (69%), tingkat pendidikan terakhir mayoritas lulusan SD (59%). Seluruh responden sudah menikah dan 9% cerai mati. Hampir semua responden memiliki penghasilan dibawah Upah Minimal Kabupaten Mojokerto (97%). Riwayat penyakit pada lansia, tertinggi yaitu hipertensi (21,9%), dan diabetes mellitus (18.2%). Survei WHOQOL-OLD, terhadap 6 aspek yaitu kemampuan sensorik; kematian; aktivitas masa lalu, masa kini dan masa depan; partisipasi sosial; otonomi dan kedekatan. Nilai terendah pada aspek kemampuan sensorik dengan rentang skor 4-15 dan rerata 6.66. Nilai tertinggi pada aspek kedekatan dengan rentang skor 13 - 20, dan rerata 17.28. Tingkat kualitas hidup lansia yang terendah adalah kemampuan sensorik sehingga diberikan edukasi terkait penyakit indera degeneratif yang sering diderita serta pencegahan dan solusi dengan memanfaatkan kemitraan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahramnezhad, F., Chalik, R., Bastani, F., Taherpour, M., & Navab, E. (2017). The social network among the elderly and its relationship with quality of life. Electronic Physician, 9(5), 4306–4311. https://doi.org/10.19082/4306

BPS. (2018). Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045. BPS - Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/api/publication/2018/10/19/78d24d9020026ad95c6b5965/proyeksi-penduduk-indonesia-2015-2045-hasil-supas-2015.html

BPS. (2019). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2019. BPS - Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/id/publication/2019/12/20/ab17e75dbe630e05110ae53b/statistik-penduduk-lanjut-usia-2019.html

Cicih, L. H. M., & Agung, D. N. (2022). Lansia Di Era Bonus Demografi. Jurnal Kependudukan Indonesia, 17, 1–14. https://doi.org/10.14203/jki.v17i1.636

Eser, E., Bilgin Şahin, B., & Eser, S. (2022). Normative and Psychometric Properties of the Whoqol Older Adults Module (Whoqol-Old) in the National Repository. Turk Geriatri Dergisi, 25(4), 476–494. https://doi.org/10.31086/tjgeri.2022.306

Hantoro, I. F., Syam, A. F., Mudjaddid, E., Setiati, S., & Abdullah, M. (2018). Factors associated with health-related quality of life in patients with functional dyspepsia. Health and Quality of Life Outcomes, 16(1), 83. https://doi.org/10.1186/s12955-018-0913-z

Kadar, K. S., Francis, K., & Sellick, K. (2013). Ageing in Indonesia – Health Status and Challenges for the Future. Ageing International, 38(4), 261–270. https://doi.org/10.1007/s12126-012-9159-y

Kemenkes RI. (2015). Permenkes No. 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementerian Kesehatan Indonesia, 16, 89.

Khanna, D., & Tsevat, J. (2007). Health-related quality of life--an introduction. The American Journal of Managed Care, 13 Suppl 9, S218-23.

Kiik, S. M., Sahar, J., & Permatasari, H. (2018). Peningkatan Kualitas Hidup Lanjut Usia (Lansia) Di Kota Depok Dengan Latihan Keseimbangan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 109–116. https://doi.org/10.7454/jki.v21i2.584

Kim, J., Lee, H., Lee, C. Y., & Cho, E. (2014). The Relationships between Social Determinants of Health and Health-related Quality of Life among the Community-dwelling Elderly. Journal of Korean Academy of Community Health Nursing, 25(4), 237. https://doi.org/10.12799/jkachn.2014.25.4.237

Luthy, C., Cedraschi, C., Allaz, A.-F., Herrmann, F. R., & Ludwig, C. (2015). Health status and quality of life: results from a national survey in a community-dwelling sample of elderly people. Quality of Life Research : An International Journal of Quality of Life Aspects of Treatment, Care and Rehabilitation, 24(7), 1687–1696. https://doi.org/10.1007/s11136-014-0894-2

Organization, W. H. (2005). Manual World Health Organization European Office (Copenhagen). November. https://www.ufrgs.br/qualidep/images/Whoqol-OLD/WHOQOL-OLD_manual_Ingles.pdf

Pankewycz, O. G., Gross, C. R., Laftavi, M. R., & Gruessner, A. C. (2023). Quality of Life. Transplantation of the Pancreas: Second Edition, 1039–1052. https://doi.org/10.1007/978-3-031-20999-4_74

Prima, D. R., Safirha, A. A., Nuraini, S., & Maghfiroh, N. (2019). Pemenuhan Kebutuhan Lansia Terhadap Kualitas Hidup Lansia Di Kelurahan Grogol Jakarta Barat. Jurnal Kebidanan, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.35890/jkdh.v8i1.115

Rumawas, M. E. (2021). Pengukuran Kualitas Hidup Sebagai Indikator Status Kesehatan Komprehensif Pada Individu Lanjut Usia. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(1), 71. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v1i1.12088

Salim, S., Yamin, M., Alwi, I., & Setiati, S. (2017). Validity and Reliability of the Indonesian Version of SF-36 Quality of Life Questionnaire on Patients with Permanent Pacemakers. Acta Medica Indonesiana, 49(1), 10–16.

Shah, V. R., Christian, D. S., Prajapati, A. C., Patel, M. M., & Sonaliya, K. N. (2017). Quality of life among elderly population residing in urban field practice area of a tertiary care institute of Ahmedabad city, Gujarat. Journal of Family Medicine and Primary Care, 6(1), 101–105. https://doi.org/10.4103/2249-4863.214965

Yin, S., Njai, R., Barker, L., Siegel, P. Z., & Liao, Y. (2016). Summarizing health-related quality of life (HRQOL): development and testing of a one-factor model. Population Health Metrics, 14(1), 22. https://doi.org/10.1186/s12963-016-0091-3

Yuzefo, M. A., Sabrian, F. ’., & Novayelinda, R. ’. (2016). Hubungan Status Spiritual dengan Kualitas Hidup pada Lansia. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 2(2), 1266–1274.

Downloads

Published

2025-02-05

How to Cite

Djuari, L., Robbani , T. N., Rahman, H. R., Untono, R. H., Rahmanda, A. F., Rachkutho , T., Pratama , M. H. R., & Surya Romansyah, A. (2025). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5673–5680. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2056

Issue

Section

Articles