Pelatihan Pengolahan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Organik di Desa Sindang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur

Authors

  • M. Rizky Jaya Kusuma Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Abid Dhecaesaro Wuryo Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Odi Saputra Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Gina Yuliana Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Indarto Indarto Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Abdul Aji Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Hawa Purnama Celala Ary Cane Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2093

Keywords:

kotoran kambing, pupuk organik, kompos, pelatihan, sosialisasi

Abstract

Pupuk organik dari kotoran kambing dapat diolah menjadi pupuk organik dengan penambahan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan gula merah yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi pencemaran lingkungan. Desa Sindang Anom, merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Sebagian besar masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai peternak dan petani. Kambing merupakan salah satu mayoritas hewan yang diternak oleh peternak di Desa Sindang Anom. Limbah kotoran kambing yang dihasilkan belum dapat diolah masyarakat Desa Sindang Anom. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik di Desa Sindang Anom, Lampung Timur, bertujuan meningkatkan pengetahuan peternak dalam mengolah limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Penyampaian sosialisasi dan praktik kerja bersama dengan kelompok ternak terbukti efektif dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan kelompok ternak, yang terlihat dari peningkatan hasil pre-test dan post-test sebesar 52%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansori, A. (2017). Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu Sengon (Albizia Falcataria) dan Kotoran Kambing Sebagai Bahan Baku Pupuk Organik Cair Dengan Penambahan Effective Microorganism-4 (Em4). Purwakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ganti, N. (2023). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah Masam. Agronomi Research, 24 - 34.

Gusnadi, M. I. (2023). Pengaruh Penambahan Effective Microorganisme 4 (Em4) Terhadap Kualitas Kompos dari Bahan Feses Sapi, Ampas Tebu dan Kulit Kop. Jambi: Universitas Jambi.

Hadisuwito, S. (2012). Membuat Pupuk Kompos Cair. Agromedia Pustaka, 16.

Larasati, P. (2019). Pengolahan Sampah Sayuran Menjadi Kompos dengan Metode Takakura. Ikesma, 60-80.

Maula, Y. N. (2010). Kajian Penggunaan Pupuk Organik dan Jenis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Nurkholis, S. N. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Padat (Pop) Berbasis Bahan Kotoram Ternak dengan Memanfaatkan Bioaktivator Isi Rumen Sapi. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Pranata Laboratorium, 168-175.

Parnata, A. S. (2004). Pupuk Organik Cair: Aplikasi dan Manfaatnya. Banda Aceh: Agromedia Pustaka.

Putra, R. P. (2023). . Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Limbah Pertanian dan Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Batulaya Kabupaten Tinabung Sulawesi Barat. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 81-92.

Surya, R. E. (2013). Pengaruh Pengomposan Terhadap Rasio C/N Kotoran Ayam . Unesa Journal Of Chemistry, 137 - 144.

Sutedjo, M. M. (1991). . Mikrobiologi Tanah. Jakarta: Rineka Cipta.

Wididana, G. (1994). Application Of Effective Microorganism (Em4) and Bokashi On Natural Farming. Bulletin Kyusei Farming, 47-54.

Downloads

Published

2025-02-14

How to Cite

Kusuma, M. R. J., Wuryo, A. D., Saputra, O., Yuliana, G., Indarto, I., Aji, A., & Cane, H. P. C. A. (2025). Pelatihan Pengolahan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Organik di Desa Sindang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5864–5870. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2093

Issue

Section

Articles