Optimalisasi Peran Ibu Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2135Keywords:
peran, ibu, stunting, penyuluhan, bahan makanan lokalAbstract
Stunting adalah salah satu fokus kebijakan pemerintah saat ini karena menjadi bagian penting pembangunan sumber daya manusia berkualitas yang merupakan pilar utama dalam mencapai Visi Indonesia 2045, yaitu terwujudnya manusia Indonesia yang memiliki kecerdasan tinggi, menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Pembangunan kualitas sumber daya manusia, menghadapi tantangan dari permasalahan stunting sebagai salah satu aspek penyebab terjadinya double burden malnutrition (DBM) yang memiliki dampak negatif signifikan baik dari aspek kesehatan maupun dari aspek produktivitas ekonomi baik dalam rentang waktu singkat maupun dalam jangka lama. Untuk mendukung program Desa dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan, pengabdian masyarakat ini dirancang dalam bentuk sosialisasi untuk memberikan pemahaman peran ibu dalam pencegahan stunting di Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pemberian bahan makanan sehat dengan tahapan sebagai berikut; 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi. Setelah diberikan materi tentang stunting dan pemanfaatan bahan makanan lokal bergizi, pemahaman peserta semakin baik arti penting ibu dalam memahami stunting dan memahami potensi bahan makanan bergizi lokal sehingga kegiatan ini dirasakan manfaatnya dan dibutuhkan secara berkelanjutan. Hal itu terlihat dari hasil kegiatan tanya jawab yang dilakukan, wawancara dengan peserta dan respon Kepala Desa Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang.
Downloads
References
Arifin, M. (2021). Peran sosialisasi dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu di masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-135.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Indonesia 2022.
Badan Pusat Statistik. (2023). Data kemiskinan di Indonesia.
Dinas Pangan Kabupaten Bengkayang. (2021). Laporan statistik pangan Kabupaten Bengkayang. Bengkayang: Dinas Pangan.
Hawkes, C., et al. (2015). The role of food systems in the global nutrition transition. Food Policy, 54, 1-12.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan survei gizi masyarakat.
Kumar, S., et al. (2018). The role of maternal education in child nutrition: A systematic review. Maternal & Child Nutrition, 14(1), e12478.
Ruel, M. T., & Alderman, H. (2013). Nutrition-sensitive interventions and programmes: How can they help to accelerate progress in improving maternal and child nutrition? The Lancet, 382(9891), 536-551.
Sari, D. (2022). Pengaruh pengetahuan gizi ibu terhadap stunting di daerah pedesaan. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-134.
UNICEF. (2021). The state of the world's children 2021.
Victora, C. G., de Onis, M., Hallal, P. C., Blössner, M., & Shrimpton, R. (2010). Worldwide timing of growth faltering: Revisiting implications for interventions. Pediatrics, 125(3), e473-e480.
Wang, Y., et al. (2019). The influence of cultural factors on child nutrition in rural China: A qualitative study. BMC Public Health, 19(1), 1-10.
World Health Organization. (2022). Nutrition for health and development.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Adi Mulyono, Fronika Sindi Kledia, Wan Feiryadi Faisal, Bambang Ardiansyah, Bambang Suko Winarno, Indah Meilasari, Frico Surya Putra, Yetty Yuniarti, Siti Khotijah, Andra Gustiayu Pratiwi, Dithya Sri Puji Rizqi, Asfiansyah Asfiansyah, Ida Rochmawati, M. Sabran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












