Edukasi dan Pelatihan Perawatan Cedera untuk Atlet Pencak Silat Sumatera Utara Pasca PON XXI

Authors

  • Pedomanta Keliat Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia
  • Delfin Masna Gulo Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia
  • Ebenezer Tarigan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia
  • Doni Setiari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia
  • Dodi Caniago Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia
  • Desnor Steven Waruwu Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2147

Keywords:

pencak silat, cedera atlet, perawatan cedera, pemulihan, edukasi, pelatihan

Abstract

Pencak silat merupakan cabang olahraga tradisional Indonesia yang memiliki tingkat intensitas fisik tinggi, sehingga berisiko menyebabkan cedera pada atlet, terutama setelah ajang kompetisi besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Cedera yang dialami atlet sering kali tidak mendapatkan perawatan yang tepat, yang menghambat proses pemulihan dan dapat memengaruhi karier olahraga mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan perawatan cedera bagi atlet pencak silat di Sumatera Utara pasca PON XXI. Program ini mencakup penyuluhan tentang jenis cedera umum dalam pencak silat, cara pencegahan, serta teknik perawatan cedera yang tepat, seperti kompres dingin, peregangan otot, dan terapi fisik. Selain itu, pelatihan praktis dan simulasi kasus dilakukan untuk memastikan atlet dan pelatih memiliki keterampilan yang tepat dalam merawat cedera dan mengenali tanda-tanda cedera yang memerlukan perhatian medis. Kolaborasi antara tenaga medis, pelatih, dan pengelola pusat pelatihan menjadi bagian penting dari program ini untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan atlet secara optimal. Melalui kegiatan ini, diharapkan atlet dapat memiliki keterampilan mandiri dalam merawat cedera, mempercepat proses pemulihan, serta mencegah cedera di masa depan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perawatan cedera dan mempererat hubungan antara atlet, pelatih, dan tenaga medis dalam mendukung kesehatan dan kebugaran atlet secara keseluruhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chien, M. Y. (2018). The Role of Physical Therapy in Sports Injury Rehabilitation. Journal of Sports Medicine and Therapy, 16(4), 180-190.

Chong, A., & Yeoh, W. K. (2020). Sports Injury Prevention: Training and Rehabilitation. International Journal of Sports Science, 45(3), 132-138.

Gabbett, T. J. (2016). Injury Prevention in Contact Sports: A Review of Methods. Journal of Strength and Conditioning Research, 30(5), 1447-1456.

Hadiyanto, T. (2018). Perawatan Cedera dalam Olahraga: Konsep dan Teknik Terbaru. Jakarta: Penerbit Sportika.

Lestari, R. (2020). Pencegahan dan Perawatan Cedera pada Atlet: Perspektif Olahraga. Yogyakarta: Andi Publisher.

Sari, N. (2020). Evaluasi dan Tindak Lanjut dalam Program Perawatan Cedera Atlet. Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 12(1), 45-52.

Sari, P. N., & Susanti, S. (2017). Simulasi Penanganan Cedera pada Atlet Olahraga Kontak. Jurnal Kedokteran Olahraga Indonesia, 4(2), 123-130.

Wibowo, A., & Wijayanti, T. (2019). Kolaborasi Pelatih dan Tenaga Medis dalam Pemulihan Cedera Atlet. Jurnal Kesehatan Olahraga, 7(3), 75-84.

Wiemann, C., Möller, M., & Zimmermann, H. (2021). Long-Term Effects of Injury Management on Athletic Performance. Journal of Sports Rehabilitation, 27(1), 12-19.

Downloads

Published

2025-03-11

How to Cite

Keliat, P., Gulo, D. M., Tarigan, E., Setiari, D., Caniago, D., & Waruwu, D. S. (2025). Edukasi dan Pelatihan Perawatan Cedera untuk Atlet Pencak Silat Sumatera Utara Pasca PON XXI . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1), 51–56. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2147

Issue

Section

Articles