Edukasi Terkait Pencegahan Cervical Root Syndrome Pada Guru SD 01 Maguan Kabupaten Malang

Authors

  • Rahmadhaniar Bunga Ayu Iwans Universitas Muhamammadiyah Malang, Indonesia
  • Arys Hasta Baruna Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2186

Keywords:

guru, cedera, peregangan

Abstract

Cervical Root Syndrome (CRS) adalah keadaan medis yang muncul karena adanya tekanan pada akar saraf di daerah leher. Faktor penyebab terjadinya nyeri cervical adalah proses inflamasi, trauma, osteoarthritis, spasme, gangguan nyeri myofascial dan gangguan motorik, ataupun gangguan sensorik seperti parestesia yang dipicu oleh postur yang buruk atau gerakan leher yang tiba-tiba. Tujuan dari penyuluhan ini untuk memberikan edukasi kepada guru-guru di SD 01 Maguan Kab. Malang tentang Penyukuhan dan Pendampingan Penanganan Gangguan Gerak akibat Cervical Root Syndrome mengenai definisi, tanda dan gejala, faktor risiko, sikap ergonomi dalam bekerja serta penanganan cedera. Metode yang digunakan dengan memberikan Penyuluhan dan Pendampingan Penanganan Gangguan Gerak Akibat Cervical Root Syndrome dengan media poster dan pelaksanaan pre-test dan postest berupa pertanyaan kepada para pekerja mengenai kesehatan dan keselalamatan kerja pada sikap posisi tubuh yang baik ketika bekerja dan cara peregangan ketika terjadinya nyeri leher akibat cervical root syndrome

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Arys Hasta Baruna, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Dosen Prodi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang

References

Kang, K. C., Lee, H. S., & Lee, J. H. (2020). Cervical Radiculopathy Focus on Characteristics and Differential Diagnosis. Asian Spine Journal, 14(6), 921–930. https://doi.org/10.31616/ASJ.2020.0647

Nasir, M., Damopolii, M., & Yuspiani, Y. (2024). Kedudukan Guru Sebagai Pendidik. Edu Sociata ( Jurnal Pendidikan Sosiologi), 7(1), 208–220. https://doi.org/10.33627/es.v7i1.1985

Nisa, I., Rahayu, U. B., & Nasuka, M. (2023). Management Fisioterapi pada Kasus Cervical Root Syndrome dengan Pemberian Neck Calliet Exercise: Case Report. Ahmar Metastasis Health Journal, 3(1), 52–58. https://doi.org/10.53770/amhj.v3i1.178

Pratiwi, R. C., Lubis, Z. I., & Retnowati, E. (2023). Upaya Fisioterapi dalam Promosi Kesehatan Hipertensi Pulmonal pada Komunitas Lansia di Posyandu Teratai Putih RW 02 Pandanwangi. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 615–620. https://doi.org/10.54082/jippm.197

Putra, Y. W., & Rizqi, A. S. (2021). Pelayanan Fisioterapi Untuk Meningkatkan Kapasitas Fisik Masyarakat. Al-Khidmat, 3(2), 9–14. https://doi.org/10.15575/jak.v3i2.9664

UU No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 1. (n.d.). UU 14-2005 Guru dan Dosen.pdf. In Produk Hukum. https://jdih.usu.ac.id

Winangen, M. D., Rahmanto, S., & Rakhmawati, Y. (2023). Kegiatan Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Neck Pain pada Pekerja Keripik Tempe Sanan Kecamatan Belimbing Kota Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 501–506. https://doi.org/10.54082/jippm.166

Downloads

Published

2025-03-27

How to Cite

Iwans, R. B. A., & Baruna, A. H. (2025). Edukasi Terkait Pencegahan Cervical Root Syndrome Pada Guru SD 01 Maguan Kabupaten Malang . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1), 244–248. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i1.2186

Issue

Section

Articles