Peningkatan Daya Saing Internasional Mahasiswa melalui Asistensi Mengajar PKKM di SMP Insan Cendekia Madani Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i2.2218Keywords:
Asistensi Mengajar, PKKM, Mahasiswa, Matematika, Pendidikan MatematikaAbstract
Program Asistensi Mengajar PKKM yang dilaksanakan di SMP Insan Cendekia Madani, Tangerang Selatan, Banten, dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika, mengasah keterampilan pedagogik calon guru dalam pengajaran numerasi, serta memberikan pengalaman autentik bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Makassar. Program ini mencakup berbagai pendekatan inovatif, seperti Pembelajaran Terpersonalisasi (Differentiated Instruction), Kelas Tambahan (Extra Class), Pengajaran Berbasis Teknologi (Blended Learning), Pembelajaran Aktif (Active Learning), dan Pendampingan Sebagai Asisten Pengajar (Co-Teaching). Selama dua bulan pelaksanaan, kegiatan ini melalui tahapan perencanaan, implementasi, evaluasi, hingga pelaporan dan publikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa integrasi strategi pembelajaran berbasis teknologi dan kolaboratif mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, membangun motivasi belajar, serta memperkuat keterampilan mengajar calon guru. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi program studi, dengan melibatkan mahasiswa dalam praktik pembelajaran di sekolah mitra yang berwawasan global dan berstandar internasional. Kemitraan ini tidak hanya memperkaya pengalaman profesional mahasiswa dalam konteks pendidikan modern, tetapi juga memperluas jejaring akademik, memperkuat reputasi institusi, dan mendukung capaian pembelajaran lulusan yang berdaya saing global. Kolaborasi tersebut memberikan dampak timbal balik yang signifikan, baik bagi pengembangan mutu pembelajaran di sekolah maupun bagi akselerasi transformasi program studi di tingkat internasional.
Downloads
References
Astuti, P., & Sulisworo, D. (2021). Collaborative teaching as a strategy to improve teaching competence and student learning engagement. International Journal of Evaluation and Research in Education, 10(3), 848–855. https://doi.org/10.11591/ijere.v10i3.21480
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Buku panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Firmansyah, D., & Afriansyah, A. (2021). Strategi implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di perguruan tinggi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 35–45.
Handayani, T., & Arifin, Z. (2021). Pembelajaran matematika yang kontekstual untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 9(2), 147–156. https://doi.org/10.21831/jppm.v9i2.40370
Nurtanto, M., Sofyan, H., Pardjono, & Nurhaji, S. (2022). Integration of soft skills in independent campus policy to prepare superior vocational education graduates. Journal of Education and Learning (EduLearn), 16(1), 63–71. https://doi.org/10.11591/edulearn.v16i1.20138
Ramadhan, M. R., Nasution, Z., & Andriani, D. (2021). Strengthening university-community partnership through Kampus Merdeka: A new paradigm in higher education policy. Journal of Community Development and Social Work, 2(2), 141–150.
Suryadarma, D., & Suryahadi, A. (2009). The effects of education on economic growth in Indonesia: Evidence from provincial panel data. International Journal of Educational Development, 29(4), 330–335. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2008.01.003
Widodo, S. A., & Wahyudin. (2018). Application of interactive learning media to increase student learning outcomes in mathematics. International Journal of Instruction, 11(4), 385–398. https://doi.org/10.12973/iji.2018.11425a
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurwati Djam’an, Sabri Sabri, Nur Wahidin Ashari, Agustina Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












