Kebijakan Penggunaan Media Sosial Bagi Generasi Muda
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i3.2340Keywords:
penggunaan, media sosial, generasi mudaAbstract
Media sosial merupakan salah satu komponen yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia termasuk remaja atau generasi muda. Hal tersebut disebabkan karena media sosial telah menjadi santapan sehari-hari bagi mereka. Disamping itu media sosial menjadi salah satu komponen yang dapat mempermudah kegiatan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh untuk mencari informasi yang penting bagi kegiatan mereka tentu tidak harus lagi untuk mengunjungi suatu tempat yang bersangkutan, akan tetapi dengan memiliki media sosial mereka hanya perlu menggerakkan jari mereka dari tempat mana pun sehingga informasi yang mereka cari akan dapat diperoleh dengan mudah. Disisi lain untuk dapat berkomunikasi dari tempat yang jauh bahkan berbeda mereka tidak lagi harus bertemu atau bahkan saling melakukan komunikasi via telepon. Kini mereka hanya perlu berkomunikasi melalui media sosial mereka masing-masing. Hal tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak manfaat atau pun dampak positif dari penggunaan media sosial. Akan tetapi seiring berjalannya waktu dan zaman tentu media sosial juga memiliki dampak negatif yang tidak kalah mengkhawatirkan. Oleh sebab itu para generasi muda disini harus memahami dengan saksama apa saja dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial. Disamping mereka merasakan dampak positif dari media sosial tentu mereka juga harus mengantisipasi dampak negatif dari penggunaan media sosial tersebut. Oleh karena itu sebagai salah satu bentuk dan wujud pengabdian kepada masyarakat kami dari Universitas Mega Buna Palopo akan memberikan program dan materi mengenai Kebijakan Penggunaan Media Sosial bagi Generasi Muda di SMA Negeri 5 Palopo.
Downloads
References
Juliana. (2018). Motivasi Pembelajaran dan Percakapan Bahasa Inggris Melalui Media Film dengan Metode Dubbing dan Subtitling
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. (2013). Pedoman Peminatan Peserta Didik. Jakarta: Kepala Badan PSDMP dan PMP.
M. Firas Al Farisi and Godefridus Bali Geroda. (2020). Improving Speaking Skills in English through Advertising Language. Borneo Educational Journal (Borju) , II (2), 55-59
Maryumah H. Alenazi. (2022). The Effectiveness of Using Advertisement to Enhance Pragramatic Language Skills among EFL Learners . Arab World English Journal , XIII (4), 503-522.
Permana, S. A. (2020). Peran Guru BK dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar dan Motivasi Belajar Siswa. Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 1(2), 61-69.
Restu Puspo Asmoro, Woro Wisudawati, Putri Utami Dewi. (2023). Eksistensi Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Menyongsong Revolusi Industri 5.0. Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia (pp. 706-713). Jakarta: Prosiding Samasta.
Rizky Widia Kardika, Fathur Rokhman, Rahayu Pristiwati. (2023). Penggunaan Media Digital terhadap Kemampuan Literasi Multimodal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (JIIP) , VI (9), 6715-6721.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung:: ALFABETA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tri Endar Yogi Setiadi Saputra, Irsyam Surahim, Syachrir Syamsuddin, Nur Gita Jamilda, Khaedir Al-Maskati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












