Edukasi Media Animasi Kesehatan Reproduksi dan Penyakit Menular Seksual di Posyandu Remaja Puskesmas Kalasan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i4.2379Keywords:
kesehatan reproduksi, penyakit menular seksual, HIV, remajaAbstract
Remaja disebut sebagai masa peralihan dari anak-anak ke masa Periode dari awal pubertas hingga tercapainya kematangan, biasanya dimulai dari usia 14 tahun pada pria dan 12 tahun pada wanita. Menurut World Health Organization (WHO), batas usia remaja dalam hal ini adalah 10 tahun sampai 19 tahun . Usia remaja ini dimulai sejak saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir saat mencapai usia dewasa secara hukum. Remaja cenderung menghadapi banyak masalah kesehatan dan sosial. Misalnya, memulai aktivitas seksual saat mereka tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan perlindungan yang cukup sehingga meningkatkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi yang tidak aman, dan infeksi menular seksual, termasuk HIV/AIDS. Penyakit menular seksual menurut Centers for Disease Control (CDC) tahun 2022 sedang marak terjadi di berbagai negara didunia, adalah sifilis (termasuk sifilis kongenital), klamidia, gonore, chancroid, dan HIV (Human immunodeficiency virus). Berdasarkan data CDC diketahui hampir setengah dari 26 juta infeksi menular seksual yang terjadi di Amerika pada tahun 2018 berasal dari remaja dengan rentang usia 15-24 tahun (CDC, 2019). Selain itu, diketahui sebanyak 75%- 85% dari infeksi menular seksual (IMS) di dunia terjadi di negara berkembang.. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi akan mempengaruhi sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja. Edukasi kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual dengan menggunakan media animasi yang dilakaukan pada hari Rabu 16 Oktober 2024, di SMP N 3 Kalasan berjalan dengan lancar. Karakteristik remaja di kelas VIII A SMP N 3 Kalasan sebagian besar siswa berjenis kelamin perempuan sebanyak 18 (58,1%0 dan berusia 14 tahun (48,3%), memiliki tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual sebelum diberikan media animasi dalam kategori cukup yaitu sebanyak 21 remaja (67,7%), dan setelah diberikan edukasi menggunaan media animasi terkait kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual tingkat pengetahuan remaja dalam kategori baik sebanyak 26 remaja (83,8%).
Downloads
References
Abdullah, A. (2018). New Horizons Of Islamic Studies Through Socio-Cultural Herm eneutics. Al-Jami’ah: Journal Of Islamic Studies, 41(1), 1–24. Https://Doi.Org/10.14421/Ajis.2003.411.1-24 3
Afriyadi. et al. (2023). Media Pembelajaran Berbasis Digital (Teori & Praktik). Pt. Sonpedia Publishing Indonesia. Https://Books.Google.Co.Id/Books?Id=Lukweaaaqbaj
Feratama, R., & Nugraheny, E. (2021). Pemanfaatan Penyuluhan Dengan Media Audiovisual, Dapatkah Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual? Jurnal Ilmu Kebidanan, 7(2), 19–24. Https://Doi.Org/10.48092/Jik.V7i2.134
Henida Sari. (2020). Gambaran Sikap Remaja Dalam Pencegahan Ims Di Smk Kesehatan Binatama. Universitas Alma Ata.
Huda. et al. (2020). Media Animasi Digital Berbasis Hots (Higher Order Thinking Skill). Unp Press. Https://Books.Google.Co.Id/Books?Id=Bo0meaaaqbaj
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Perkembangan HIV AIDS & Penyakit lnfeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2021. Direktur Jendral P2P. https://siha.kemkes.go.id/portal/perkemba%0Angan-kasus-hiv-aids_pims#
Kurniawan, ID, Firdaus, BM, Jannah, DI, Monika, D., & Wijayanti, NA (2022). Dampak Dispensasi Nikah Terhadap Fenomena Pernikahan Anak di Indonesia (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Indramayu No. 0196/Pdt.P/2020/PA.Im). Jurnal Serambi Hukum , 15 (02), 52-61.
Nasution., & Manik. (2020). Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMK Negeri 8 Medan. Scripta Score Scientific Medical Journal, 2(1), 38–43.
Nurmalasari, E., Widyastutik, D., & Putriningrum, R. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Vidio Penyakit Menular Seksula Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Di Smp N 1 Sukoharjo.
Nursafitri., Asrina., & Nurlinda. (2022). Pengaruh Media Video Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual SMAN 2 Takalar. Window of Public Health Journal, 3(6), 1110–1120.
Prasetyo, A. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran: Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Problem Based Learning. Yogi Agung Prasetyo. Https://Books.Google.Co.Id/Books?Id=Uirrdwaaqbaj
Rahmaniar., Syahirah., Tiara., Abimayu., Vanchudsi., Prameswari., Safitri., Ramadhea., & Dewana. (2023). Bunga Rampai Isu-isu Komunikasi Kontemporer 2023. PT Rekacipta Proxy Media. https://books.google.co.id/books?id=nmivEAAAQBAJ
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khristina Dias Utami, Fajriyati Nur Azizah, Siti Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












