Edukasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Remaja dan Peningkatan Kualitas Hidup Penyintas Sakit Jantung di Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i4.2415Keywords:
Edukasi, faktor risiko, penyakit jantung, remajaAbstract
Penyakit jantung dan pembuluh darah adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia yang dapat dicegah melalui perubahan menuju gaya hidup yang sehat sejak usia muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para remaja mengenai faktor-faktor risiko penyakit jantung, termasuk pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan tekanan emosional. Program edukasi ini menggunakan metode diskusi kelompok terfokus dengan alat bantu media video edukasi. Sasaran kegiatan penyuluhan berjumlah 17 orang yang terdiri dari 5 orang penyintas penyakit jantung dan 12 orang remaja di Kota Kupang. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman remaja setelah pengajaran dilakukan dari hasil rata nilai pre-test 43,3% menjadi 90%. Edukasi kesehatan yang berbasis media ternyata sangat efektif sebagai langkah pencegahan dalam mendorong generasi muda untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat, sehingga dapat mengurangi angka kejadian penyakit jantung di masa mendatang.
Downloads
References
Aprlina, D. O., Ratri, Y. R. M., Sukmawati, N., Azizah, I. Z., Triasingrum, M. J., Wardhani, D. R. K., Rahmah, F., Suryana, I., Suryana, A., & Suswardany, D. L. (2021). Peningkatan pengetahuan orang tua tentang kejadian diare pada anak melalui penyuluhan daring berbasis WhatsApp Group di Desa Cikande Permai, Kabupaten Serang.
Arianto, M. E. (2021). Edukasi perilaku aman pada pekerja hotel di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III Kabupaten Bantul Provinsi Yogyakarta. Indonesian Journal of Empowerment and Community Services, 2(1), 36–41.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2015). Siapa itu remaja? https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-1733611_0593.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan No. 25 tahun 2014 tentang upaya kesehatan anak. https://peraturan.bpk.go.id/Details/117562/permenkes-no-25-tahun-2014
Pulungan, R. M., & Karima, U. Q. (2020). Pembentukan pos edukasi PTM (penyakit tidak menular) di Puskesmas Cikulur. IKRA-ITH ABDIMAS, 3(3), 91–96.
Saraswati, D., & Lina, N. (2020). Faktor risiko penyakit jantung pada masyarakat di Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Puskesmas Cibeureum. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 4(1), 1–7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indriati Andolita Tedju Hinga, Maria Magdalena Dwi Wahyuni, Istiqamah Istiqamah, Karmelo Askeri Sogen, Davri Glendika Nomleni, Catherine Elisabeth Muskananfola, Antonia Viany Gale, Jenriana Tafuli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












