Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Penyintas Diabetes Melitus di Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2426Keywords:
Diabetes melitus, kualitas hidup, penyakit kronis, pengetahuan, penyuluhanAbstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang. Pengetahuan pasien sangat berpengaruh dalam pengelolaan mandiri penyakit ini guna mencegah komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Melitus melalui edukasi mengenai penanganan Diabetes Melitus. Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan alat bantu media video edukasi. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan secara personal pada sasaran 10 orang penyintas diabetes melitus dan keluarganya di Kota Kupang. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 28,3% setelah penyululuhan dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa metode yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman responden tentang penanganan Diabetes Melitus. Oleh karena itu, metode ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif strategi edukasi kesehatan yang menarik, mudah dipahami, dan berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat.
Downloads
References
Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, pola diet, dan aktifitas fisik dalam penanganan diabetes melitus pada masa pandemi COVID-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), 1–12.
Faida, A. N., & Santik, Y. D. P. (2020). Kejadian diabetes melitus tipe I pada usia 10-30 tahun. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(1), 33–42.
Fitriyani, W., & Kurniasari, R. (2022). Pengaruh Media Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Diabetes Mellitus pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 6(2), 190–195.
Herwanti, E., & Lalang, E. J. S. (2022). Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus dengan Self Care Management. Flobamora Nursing Journal, 2(1), 1–15.
International Diabetes Federation (IDF). (2025). IDF Diabetic Atlas 11th edition. IDF 2025. https://diabetesatlas.org/resources/idf-diabetes-atlas-2025/ . Diakses pada tanggal 2025.
Ismail, L., Materwala, H., & Al Kaabi, J. (2021). Association of risk factors with type 2 diabetes: A systematic review. Computational and structural biotechnology journal, 19, 1759–1785. https://doi.org/10.1016/j.csbj.2021.03.003
Kusuma, E., Nastiti, A. D., Puspitasari, R., & Handayani, D. (2022). Edukasi Pencegahan dan Penanganan Diabetes Mellitus Serta Skrining Penderita Diabetes Mellitus.
Shabina, et all. (2024) Focus Group Discussion: An Emerging Qualitative Tool for Educational Research. International Journal of Research and Review, 11(9), 302-308. DOI: https://doi.org/10.52403/ijrr.20240932
Utomo, A. A., Rahmah, S., & Amalia, R. (2020). Faktor risiko diabetes mellitus tipe 2: A systematic review. AN-NUR: Jurnal Kajian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 44–53.
Wahyurin, I. S., Purnamasari, A. D., & Khoiriani, I. N. (2021). Edukasi Pencegahan dan Penanganan Diabetes Mellitus pada Kader Kesehatan Posyandu Lansia Aisyiyah Karanglewas Kidul. Jurnal of Community Health Development, 2(2), 49-56.
Widiasari, K. R., Wijaya, I. M. K., & Suputra, P. A. (2021). Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, Dan Tatalaksana. Ganesha Medicina, 1(2), 114-120.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Magdalena Dwi Wahyuni, Indriati Andolita Tedju Hinga, Helena Antonia Ema Tukan, Fernanda Inggrit Menge Rugu, Jihan Nabilah Safitri, Teresha Anastasia Diaz, Putri Mey Mira Bunga, Zakariaz Doko Patty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












