Pembuatan Peta Administrasi Desa dan Peta Potensi Bahaya Tanah Longsor Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2568Keywords:
peta administrasi, tanah longsor, SIG, partisipatif, pembangunan desaAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyusun peta administrasi desa dan peta potensi bahaya tanah longsor di Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Penyusunan peta dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui observasi lapangan, pengambilan data spasial, serta validasi bersama perangkat desa dan masyarakat. Tahapan pelaksanaan mencakup pengumpulan data batas wilayah, identifikasi zona rawan bencana, digitasi peta menggunakan ArcGIS, serta klasifikasi tingkat kerawanan berdasarkan kemiringan lereng dan kondisi geologi. Hasil kegiatan menghasilkan dua peta utama: peta administrasi desa yang memuat batas dusun dan infrastruktur wilayah, serta peta potensi bahaya tanah longsor yang mengklasifikasikan area rawan dalam lima tingkatan. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk teknis, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemahaman spasial dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Dengan demikian, hasil pengabdian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan desa yang lebih aman, partisipatif, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Avridianto, D. F. (2016). Tingkat Resiko Bencana Tanah Longsor di Desa Ketro. Swara Bhumi, 1(1), 18–25.
Badan Informasi Geospasial. (2020). Pedoman Teknis Pemetaan Administrasi Desa. Jakarta: BIG.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Pedoman Mitigasi Bencana Tanah Longsor. Jakarta: BNPB.
Hidayat, A., & Prasetyo, L. B. (2020). Implementasi GIS untuk Identifikasi Daerah Rawan Longsor di Kawasan Pegunungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(3), 134–143.
Kurniawan, H., & Nugroho, S. P. (2022). Penggunaan ArcGIS dalam Pemetaan Partisipatif Wilayah Administrasi Desa. Jurnal Sains Informasi Geospasial, 4(1), 27–35.
Marfai, M. A., & Hizbaron, D. R. (2018). Pengantar SIG: Konsep Dasar dan Aplikasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nuryaman, E. (2023). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam Pemetaan Zona Rawan Longsor di Kecamatan Banjarwangi. Jurnal Geografi Ummat, 2(1), 55–65.
Setiawan, B., & Raharjo, B. (2017). Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor Menggunakan SIG. Jurnal Geografi, 9(2), 123–134.
Sutanto, E. (2015). Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Wilayah Administrasi dan Mitigasi Bencana. Bandung: Informatika.
Yunita, R., & Ardiansyah, H. (2018). Pemodelan Risiko Longsor Menggunakan Data Topografi dan Citra Satelit. Jurnal Bumi dan Lingkungan, 6(2), 98–107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Adillah, Sulaeha Sulaeha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












