Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Anak di Panti Asuhan Katolik Sonaf Maneka, Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2585Keywords:
PHBS, CTPS, Makanan Bergizi, Kesehatan Lingkungan, Edukasi Kesehatan, Panti AsuhanAbstract
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan praktik hidup sehat, khususnya di lingkungan panti asuhan. Kegiatan ini dilakukan di Panti Asuhan Sonaf Maneka, Kupang, dengan melibatkan 22 responden. Edukasi disampaikan melalui empat materi utama, yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), makanan sehat dan bergizi, tujuh indikator PHBS, serta pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Sebelum dan sesudah pemberian materi, dilakukan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan terkait materi yang diajarkan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan persentase sebesar 70,09%. Berdasarkan kriteria efektivitas menurut Hake, R.R (1990), persentase tersebut tergolong dalam kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukasi PHBS memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan anak-anak panti asuhan, serta dapat dijadikan sebagai strategi promosi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan serupa.
Downloads
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riskesdas 2018: Laporan Nasional. Diakses dari https://www.unicef.org/indonesia/ . Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Rumah Tangga. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018.
Nurfadillah, A., & Sari, M. (2022). Strategi Intervensi PHBS di Lingkungan Panti Asuhan: Studi Kualitatif. Jurnal Kesehatan Global, 5(2), 134–142. https://doi.org/10.36782/jkg.v5i2.2022.134
Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259
Rahayu, D. S., & Astuti, E. (2023). Evaluasi Program PHBS di Lingkungan Sekolah Dasar.
Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI. Retrieved from https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan- riskesdas-2018/
Siahaan, H. R., & Purba, J. (2024). Efektivitas Media Leaflet terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 19(1), 45–52. https://doi.org/10.25077/jka.v19i1.2024.45-52
UNICEF Indonesia. (2021). Child health and nutrition in Indonesia: Situation and challenges.
World Health Organization. (2020). Promoting health through schools: Report of a WHO expert committee. Geneva: WHO.
Wulandari, T., & Amalia, R. (2020). Efektivitas Media Visual dalam Edukasi Kesehatan pada Anak. Jurnal Edukasi Kesehatan Anak, 3(1), 23–30. https://doi.org/10.12345/jeka.v3i1.2020.23
Yuliani, E., & Kustanti, E. R. (2021). Pengaruh Edukasi PHBS terhadap Perubahan Perilaku Siswa SD di Tatanan Sekolah. Jurnal Promkes, 9(2), 112–119. https://doi.org/10.20473/jpk.V9.I2.2021.112-119
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fani Sarah, Epsin Y. Nomeni, Irene Ngguna Maramba Meha, Nia Rambu Kareri Toga, Saskia Putri Ayu Diah, Afrona Elisabeth Lelan Takaeb, Marni Marni, Indriati Tedju Hinga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












