Edukasi Penggunaan Dan Cara Pengolahan Rimpang Jahe Sebagai Bahan Baku Obat Tradisional Di Desa Gunung Silanu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Authors

  • Asni Amin Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Risda Waris Universitas Muslim Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i6.259

Keywords:

Jahe, Gunung Silanu, Bahan Baku Obat Tradisional, Simplicia

Abstract

Jahe merupakan tanaman  rempah-rempah yang seringkali dijadikan bumbu masakan, minuman kesehatan dan obat tradisional yang ditanam masyarakat desa Gunung Silanu dipekarangan rumah,  namun pemanfaataannya sebagai  bahan baku obat tradisional  belum maksimal.  Pengetahuan warga akan penggunaan jahe sebagai obat tradisional dan cara pengolahan  jahe sebagai BBOT masih rendah, jika digunakan sebagai obat tradisional masih dalam bentuk  tanaman segar, tidak  instan , harus diolah dulu, sehingga menyulitkan setiap kali akan disajikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk  meningkatkan  derajat  kesehatan  masyarakat  dengan meningkatkan pengetahuan warga desa Gunung Silanu tentang penggunaan dan cara pengolahan jahe sebagai BBOT. Metode yang digunakan  adalah edukasi/ penyuluhan dan pelatihan kepada 30 peserta mewakili aparat desa, anggota PKK dan kader posyandu. Hasil menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat jahe bagi kesehatan, cara penggunaan dan pengolahan jahe menjadi  simplisia serbuk dan rajangan yang dapat diukur melalui pre test dan post test, dan partisipasi masyarakat membantu menyediakan peralatan pelatihan serta antusiasme warga mengajukan pertanyaan selama kegiatan PKM berlangsung. Kesimpulan dari pengabdian  ini adalah  dapat  membantu program pemerintah  untuk  meningkatkan  derajat  kesehatan  masyarakat, serta dapat dijadikan lahan usaha  untuk  meningkatkan penghasilan mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, A. dan Waris, R. (2021). Eksplorasi Ilmiah Jahe Sebagai Obat Tradisional Dari Sisi Agama, Kesehatan, Dan Ekonomi(1st Ed.). Penerbit Insan Cendekia Mandiri.

Aryanti, I., Bayu, E. S., & Kardhinata, E. H. (2015). Identifikasi Karakteristik Morfologis Dan Hubungan Kekerabatan Pada Tanaman Jahe (Zingiber Officinale Rosc.) Di Desa Dolok Saribu Kabupaten Simalungun. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(3), 105166.

BPOM RI. (2005). Peraturan Kepala BPOM RI No HK.00.05.41.1384 tentang Kriteria Dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka. Badan Pengawas Obat Dan Makanan, 1–16.

BPOM RI. (2019). Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2019 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. Bpom Ri, 11, 1–16.

Fauziah. (2017). Modal sosial pada pengembangan hutan kemasyarakatan di desa gunung silanu kecamatan bangkala kabupaten jeneponto. Skripsi UNHAS.

Ibrahim, A. H., Hasan, H., & Sy. Pakaya, M. (2021). Skrining Fitokimia Dan Uji Daya Hambat Ektrak Daun Jahe Merah (Zingiber officinale var rubrum) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Dan Escherichia Coli. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 1(2), 107–118. https://doi.org/10.37311/ijpe.v1i2.10547

Kemenkes. (2017). Farmakope Herbal Indonesia edisi II. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. https://doi.org/10.2307/jj.2430657.12

Mošovská, S., Nováková, D., & Kaliňák, M. (2015). Antioxidant activity of ginger extract and identification of its active components. Acta Chimica Slovaca, 8(2), 115–119. https://doi.org/10.1515/acs-2015-0020

Redi Aryanta, I. W. (2019). Manfaat Jahe Untuk Kesehatan. Widya Kesehatan, 1(2), 39–43. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v1i2.463

Sari, D., & Nasuha, A. (2021). Kandungan Zat Gizi, Fitokimia, dan Aktivitas Farmakologis pada Jahe (Zingiber officinale Rosc.): Review. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 1(2), 11–18. https://doi.org/10.32678/tropicalbiosci.v1i2.5246

Sutardi, S. (2017). Kandungan Bahan Aktif Tanaman Pegagan dan Khasiatnya untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 35(3), 121. https://doi.org/10.21082/jp3.v35n3.2016.p121-130

Widiya, M., Jayati, R. D., & Fitriani, H. (2019). Karakteristik Morfologi dan Anatomi Jahe (Zingiber Officinale) Berdasarkan Perbedaan Ketinggian Tempat. Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 2(2), 60–69. https://doi.org/10.31539/bioedusains.v2i2.854

Yuliningtyas, A. W., Santoso, H., & Syauqi, A. (2019). Uji Kandungan Senyawa Aktif Minuman Jahe Sereh (Zingiber officinale dan Cymbopogon citratus). Bioscience-Tropic, 4(2), 1–6.

Downloads

Published

2023-08-19

How to Cite

Amin, A., & Waris, R. (2023). Edukasi Penggunaan Dan Cara Pengolahan Rimpang Jahe Sebagai Bahan Baku Obat Tradisional Di Desa Gunung Silanu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 789–795. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i6.259

Issue

Section

Articles