Sosialisasi Pembuatan Burger Tempe Bergizi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Wanasaba Kidul

Authors

  • Nurwanti Fatnah Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Sheysilia Dwi Safitri Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Akhmad Mauludin Hidayat Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Bisma Nasrullah Dwi Seno Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Soraya Sabrina Azzahra Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Rano Saptono Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Aru Rohman Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Fajar Nurhakim Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Ambarwati Imtiyas Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Zezen Zaini Nurdin Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Fitri Fitri Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2665

Keywords:

stunting, burger tempe, gizi, pertumbuhan anak, sosialisasi

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan di Desa Wanasaba Kidul dengan fokus pada sosialisasi pembuatan burger tempe sebagai makanan pendamping yang bergizi. Tempe, sebagai sumber protein nabati yang tinggi, memiliki potensi besar dalam mencegah stunting. Kegiatan sosialisasi meliputi penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, khususnya protein, dalam tumbuh kembang anak, serta demonstrasi langsung pembuatan burger tempe. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah makanan bergizi dan bervariasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan manfaat tempe bagi kesehatan. Partisipasi aktif masyarakat dalam demonstrasi pembuatan burger tempe juga menandakan adanya minat yang tinggi untuk menerapkan menu baru yang bergizi ini. Dengan demikian, sosialisasi pembuatan burger tempe dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam meningkatkan status gizi masyarakat dan mencegah stunting di Desa Wanasaba Kidul.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atasasih, H., Paramita, I.S., dan Fitriani. (2023). Kelepe (Kelor Lele Tempe) Sebagai Makanan Tinggi Protein. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 4(2).

Bastian, F., Ishak, E., Tawali, A. ., & Bilang, M. (2013). Daya Terima dan Kandungan Zat Gizi Formula Tepung Tempe dengan Penambahan Semi Refined Carrageenan (SRC) dan Bubuk Kakao. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2(1), 5–8.

Dewi, D.P., Astriana, K., Palifiana, D.A., dan Erfanda, D. (2022). Pelatihan Pembuatan Olahan Tempe Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Universitas Respati Yogyakarta, 1(1).

Fathurohman, M., Setiani, A., Sasila, I., Setiawan, I.D., Nurjannah, N., Annisa, R., dkk. (2023). Peningkatan Keseimbangan Gizi dalam Pencegahan Stunting dengan Produk Modifikasi Pangan Fungsional. Jurnal Masyarakat Mandiri, 7(4).

Fatnah, N., Azizah, I.N., Faqih, I.A., Damayanti, D.P., Hafidhoh, S., Restiani, N., Apriliyanti, P., dan Swarandika, D.R. (2024). Edukasi Pemanfaatan Nugget Ayam Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Teja Kabupaten Majalengka. PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(3), 1-7.

Fujiana, F., Pondaag, V. T., Afra, A., Evy, F., & Fadly, D. (2021). Potensi Pangan Fermentasi Tempe dalam Mengatasi Kejadian Stunting di Indonesia. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 20–26.

Hartati, L., & Wahyuningsih, A. (2021). Hubungan Kejadian Stunting dengan Perkembangan Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Wangen Polanharjo. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(1), 28–34.

Perdana, A.T. (2023). Edukasi Tempe Sebagai Sumber Protein Pencegah Stunting. JARAS: Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 1(2), 108-115.

Pirastyo, S.P. (2018). Pemanfaatan Bahan Makanan Tradisional Tempe Kedelai Sebagai Menu Andalan Hotel. Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, 8(1).

Puspitasari, R. L., Elfidasari, D., & Perdana, A. T. (2019). Sosialisasi Tempe Sebagai Sumber Protein Bagi Ibu Hamil Dan Ibu Menyusui. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 1(1).

Sholikhah, A., & Dewi, R. K. (2022). Peranan Protein Hewani dalam Mencegah Stunting pada Anak Balita. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 6(1).

Siregar, A. Z., Hutapea, P. N., Barus, A. Z. H., Mahesha, S., Silaen, A. C., Siregar, W. E., Nasution, A. R., & Divya, K. A. (2023). Program kuliah kerja nyata tematik dalam pemberdayaan masyarakat stunting di Kelurahan Dataran Tinggi, Binjai, Sumatera Utara. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 561-566.

Werdiningsih B., Musviro, Sulistyawati, A., Tarisa A.U., Tempeh Nuggets as an Additional Feeding Intervention to Prevent Stunting in Padang Village, Lumajang. Journal Community Empower Multidicipline, 1(1).

Downloads

Published

2025-07-16

How to Cite

Fatnah, N., Safitri, S. D., Hidayat, A. M., Seno, B. N. D., Azzahra, S. S., Saptono, R., Rohman, A., Nurhakim, F., Imtiyas, A., Nurdin, Z. Z., & Fitri, F. (2025). Sosialisasi Pembuatan Burger Tempe Bergizi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Wanasaba Kidul . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2104–2108. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2665

Issue

Section

Articles