Edukasi Pencegahan Cyberbullying pada Siswa Kelas V SDN Sukadami 01 Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2684Keywords:
cyberbullying, edukasi, siswa SD, perundungan, sosialAbstract
Cyberbullying adalah tindakan perundungan yang dilakukan secara sengaja kepada orang lain menggunakan perangkat digital seperti telepon genggam, media sosial, dan aplikasi pesan instan. Ini merupakan perlakuan kejam yang dilakukan dengan mengirimkan atau mengedarkan bahan berbahaya, atau terlibat dalam agresi sosial melalui internet atau teknologi digital lainnya. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa kelas 5 SDN Sukadami 01 Kabupaten Bekasi tentang bahaya dan dampak cyberbullying, serta membekali mereka dengan keterampilan pencegahan dan penanganan. Metode kuantitatif deskriptif (pretest-edukasi-posttest) diterapkan pada 18 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait cyberbullying setelah intervensi edukasi partisipatif dan interaktif. Edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang definisi, bentuk, dan dampak negatif cyberbullying, serta mendorong mereka untuk melaporkan kejadian dan berkontribusi menciptakan lingkungan digital yang aman.
Downloads
References
Abidah, N. K., Dkk (2024). Penguatan budaya literasi digital melalui praktik baik pembuatan poster untuk mencegah cyber bullying bagi siswa Madrasah Aliyah Al-Maarif Singosari Malang. Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3). https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara.2024.004.03.10
Akiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 324–330. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14352
Cowie, H. (2013). The Impact of Cyberbullying on Young People. In Cyberbullying: An Essential Guide for Parents and Educators. London: Routledge.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Laporan Penelitian tentang Cyberbullying di Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Larasati, D. (2016). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Cyberbullying di Kalangan Remaja. Jurnal Psikologi, 12(1), 45-60.
Listiyani, L. R., Wijayanti, A., & Putrianti, F. G. (2020). Mengatasi perilaku cyber bullying pada remaja melalui optimalisasi kegiatan tripusat pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat 2020 (SNPPM-2020). Universitas Negeri Jakarta. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm
Mawardah, M., & Adiyanti, M. (2014). Regulasi Emosi dan Kelompok Teman Sebaya Pelaku Cyber bullying. Jurnal Psikologi, 41(1), 60. https://doi.org/10.22146/jpsi.6958
Natalia, E. C. (2016). Remaja, media sosial dan cyber bullying latar belakang para remaja sebagai ajang untuk terkoneksi dengan media sosial . orang alat untuk melakukan. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 5, 119–137.
Oleweus, D. (2013). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Malden, MA: Blackwell Publishing.
Wardani, A., Hayati, K., Suprayitno, D. & Hartanto. (2022). Gen Z dan Empat Pilar Literasi Digital. (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN). 4(4). Pp. 3995-4002.
Willard, N. (2005). Cyberbullying: An Educator's Guide to Dealing with the Real-World Threats of Cyberbullying. New York: International Society for Technology in Education
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aliya Rahmawati, Farid Ilham Syahputra, Nadhia Fatmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














