Preventif Diabetes Millitus Pada Remaja Melalui Edukasi, Pemeriksaan Gula Darah Dan Pegukuran Indek Masa Tubuh
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2696Keywords:
deteksi dini, diabetes melitus, edukasi, pemeriksaan, preventifAbstract
Diabetes mellitus (DM) dan penyakit lainnya yang tergolong sebagai non-communicable diseases semakin menonjol sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas di negara-negara yang sedang berkembang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi Diabetes mellitus di Indonesia berdasarkan diagnosis medis pada individu berusia 15 tahun mencapai 2%. Angka prevalensi diabetes berdasarkan pemeriksaan darah di kalangan penduduk berusia ≥ 15 tahun menunjukkan peningkatan dari 6,9% (2013) menjadi 8,5% (2018). Remaja sangat rentan terhadap makanan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik, yang membuat mereka lebih berisiko mengalami diabetes mellitus. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendeteksi dini dan mencegah terjadinya Diabetes mellitus di kalangan remaja melalui pemeriksaan gula darah, indekmassa tubuh. . Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi pemeriksaan kadar gula darah (KGD) , IMT ,kemudian diikuti dengan penyuluhan melalui ceramah serta distribusi leaflet yang memuat informasi pencegahan Diabetes mellitus bagi remaja remaja putri dipanti asuhan muhammadiyah. Target kegiatan ini adalah remaja putri, dengan kehadiran 31 orang remaja. Kadar gula darah remaja putri tersebut masih berada dalam batas normal. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan para remaja putri memahami edukasi yang disampaikan. Mereka menunjukkan pemahaman tentang cara mencegah diabetes mellitus, yang tercermin dalam perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Downloads
References
Ardilla Siregar, M., Rahmadhani Kaban, A., Adawiyah Harahap, Y., & Lasmawanti, S. (2023). Deteksi Dini dan Edukasi Pencegahan Diabetes mellitus (DM) Pada Remaja Putri di SMP Swasta Amanah Tahfidz Qur’an Deli Serdang Untuk Peningkatan Produktivitas Remaja. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 296–302. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v3i2.545
Dominguez, L. J., Martínez-González, M. A., Basterra-Gortari, F. J., Gea, A., Barbagallo, M., & Bes-Rastrollo, M. (2014). Fast food consumption and gestational diabetes incidence in the SUN project. PLoS ONE, 9(9), 1–7. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0106627
Etlidawati, E., Romdhoni, M. F., Yulistika, D., & Linggardini, K. (2024). Self-Management Education pada Pasien Diabetes Melitus. Faletehan Health Journal, 11(01), 45–50. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01.679
Hale, D. E., & Weinzimer, S. A. (2004). Type 2 Diabetes mellitus in Children and Adolescents. Pediatric Endocrinology: The Requisites, 19–35. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-01825-8.50031-4
Isyti’aroh, I., Fijianto, D., Fara, A., & Cahya, S. N. (2022). Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus Sejak Dini: Pengabdian Masyarakat di Pesantren Tahfidh Qur’an Nyamplungsari Pemalang Jawa Tengah. Abdi Geomedisains, 2(2), 100–107. https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v2i2.376
Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.
Nanayakkara, N., Curtis, A. J., Heritier, S., Gadowski, A. M., Pavkov, M. E., Kenealy, T., Owens, D. R., Thomas, R. L., Song, S., Wong, J., Chan, J. C. N., Luk, A. O. Y., Penno, G., Ji, L., Mohan, V., Amutha, A., Romero-Aroca, P., Gasevic, D., Magliano, D. J., … Zoungas, S. (2021). Impact of age at type 2 Diabetes mellitus diagnosis on mortality and vascular complications: systematic review and meta-analyses. Diabetologia, 64(2), 275–287. https://doi.org/10.1007/s00125-020-05319-w
PERKENI. (2011). Konsesus Pengolahan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Diindonesia. Perkeni 2011, 1(69), 5–24.
Pulungan, A. B., Fadiana, G., & Annisa, D. (2021). Type 1 Diabetes mellitus in children: Experience in Indonesia. Clinical Pediatric Endocrinology, 30(1), 11–18. https://doi.org/10.1297/cpe.30.11
Widodo, D., Retnaningtyas, E., & Fajar, I. (2012). Faktor Risiko Timbulnya Diabetes mellitus Pada Remaja SMU. Jurnal Ners, 1, 37–46. https://doi.org/10.1080/00102208008946937
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Etlidawati Etlidawati, Yenni Bahar, Kris Linggardini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












