Sosialisasi Mencuci Tangan Pada Anak Usia Dini Guna Menumbuhkan Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di KB-TK Isriati Baiturrahman 2 Semarang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i4.27Keywords:
Cuci tangan, Anak usia dini, PembiasaanAbstract
Cuci tangan merupakan salah satu kegiatan yang mencegah kita dari terjadinya suatu penyakit. Tetapi banyak masyarakat yang tidak membiasakan kegiatan cuci tangan dalam keseharian saat sebelum makan, maupun beraktifitas. Maka dari itu pembiasaan cuci tangan sejak usia dini sangat penting diajarkan dan diterapkan agar menjadi sebuah kebiasaan sehat dan mencegah adanya penyakit. Tujuan artikel ini memuat tiga tujuan yaitu, 1.) Mengetahui langkah-langkah cuci tangan yang baik dan benar, 2.) Mengetahui pentingnya cuci tangan, 3.) Pembiasaan cuci tangan pada anak usia dini. Pada artikel ini metode yang digunakan adalah metode sosialisasi yang dilakukan dengan ceramah, games, demonstrasi, serta praktek langsung. Pembiasaan cuci tangan pada anak usia dini dengan baik dan benar diharapkan dapat membuat anak terbiasa mencuci tangan dengan benar yang akan terus dibiasakan hingga dewasa nanti. Sehingga dapat terhindar dari kuman yang dapat menyebabkan macam-macam penyakit.
Downloads
References
Ervira, F., Panadia, Z. F., Veronica, S., & Herdiansyah, D. (2021). Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Pemberian Vitamin untuk Anak-Anak. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), Vol 4(No 1), 234–239. https://www.unicef.org/indonesia/sites/unicef.org.indonesia/files/2020-05/Panduan-Praktis-untuk-Pelaku-Bisnis-dalam-mendukung-WASH-2020.pdf
Prasetya, E., Jusuf, H., & Ahmad, Z. (2022). Health Education on the Importance of Washing Hands With Soap (Ctps) At Sdn 10 Dungaliyo. JPKM : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 3(1), 48–54. https://doi.org/10.37905/jpkm.v2i2.13803
Mustikawati, I. S. (2017) ‘Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Studi Kualitatif pada Ibu-Ibu di Kampung Nelayan Muara Angke Jakarta Utara; Studi Kualitatif’, ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 2(1), pp. 115–125. doi: 10.22236/arkesmas.v2i1.514.












