Peningkatan Kompetensi Perawat Puskesmas Mehalaan melalui Pelatihan Berbasis Praktik dan Pendampingan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2707Keywords:
kompetensi perawat, pelatihan berbasis praktik, pendampingan, puskesmas terpencil, pelayanan kesehatan primerAbstract
Penguatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan strategi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan primer, khususnya di wilayah terpencil seperti Puskesmas Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam aspek teknis pelayanan, komunikasi terapeutik, dan dokumentasi asuhan keperawatan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan intensif berbasis simulasi, role-play, serta pendampingan lapangan selama empat minggu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta wawancara semi-terstruktur untuk menilai perubahan kognitif dan perilaku. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kompetensi perawat sebesar 23% setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas dokumentasi pelayanan, komunikasi dengan pasien, dan pemahaman SOP pelayanan dasar. Wawancara menunjukkan bahwa pendampingan langsung sangat membantu perawat dalam mengimplementasikan keterampilan secara konsisten dalam praktik harian. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik dan pendampingan lapangan efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri perawat. Dapat disimpulkan bahwa program pelatihan dan pendampingan ini layak dijadikan model pembinaan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mehalaan, serta dapat direplikasi di puskesmas lain dengan karakteristik serupa.
Downloads
References
Arifin, R., Kurniawan, D., & Sari, R. (2021). Pengaruh pelatihan berbasis simulasi terhadap kompetensi komunikasi perawat di puskesmas. Jurnal Kesehatan Prima, 15(2), 123–130. https://doi.org/10.31290/jkp.v15i2.2301
Fauziah, S., & Pebriati, F. (2023). Program Perawat KE-HATI (Perawat bersama Keluarga Sehat Mandiri): Edukasi Homecare melalui Pendekatan Family Center Nursing pada Perawat di Puskesmas Kabupaten Cianjur. Lentera: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan, 6(1), 27-32.
Fitriani, L., & Santosa, B. (2021). Peningkatan keterampilan komunikasi terapeutik dengan metode role playing pada siswa asisten keperawatan SMK Muhammadiyah Lumajang. PeTeKa.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Jakarta: Kemenkes RI.
Profil Puskesmas Mehalaan. (2023). Laporan Capaian Kinerja Pelayanan Kesehatan Tahun 2023. Mehalaan: Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.
Purnamasari, I. (2023). Program Perawat KE-HATI: Edukasi homecare melalui pendekatan Family Center Nursing pada perawat di Puskesmas Kabupaten Cianjur. Lentera: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan, 6(1), 18–26.
Purnomo, J., Suwarto, T., & Kartikasari, F. (2025). Pendampingan perawat di Puskesmas dalam meningkatkan keterampilan dokumentasi keperawatan melalui pelatihan berbasis simulasi. Jawara Kreasinografi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 53–60.
Rahmawati, N., Hadi, S., & Prasetyo, A. (2019). Analisis kebutuhan pelatihan bagi tenaga kesehatan di puskesmas wilayah terpencil. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3), 170–177. https://doi.org/10.14710/mkmi.15.3.170-177
Utami, I., Lestari, W., & Handayani, D. (2022). Pelatihan berbasis permasalahan meningkatkan performa layanan keperawatan. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 58–66.
Wulandari, S., & Nuraini, T. (2023). Kompetensi tenaga kesehatan di puskesmas pasca pelatihan manajemen pelayanan primer. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 11(2), 98–106. https://doi.org/10.35842/jaki.v11i2.699
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fatmawati Fatmawati, Zamli Zamli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












