Penanganan Kanker Serviks Melalui Edukasi Deteksi Dini Di Kabupaten Buton

Authors

  • Endriaty Endriaty Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia
  • Zamli Zamli Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2718

Keywords:

kanker serviks, deteksi dini, pemeriksaan IVA, pengabdian masyarakat, kabupaten Buton

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Buton. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan kader, dan pelaksanaan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas. Peserta terdiri dari 150 perempuan usia 30–50 tahun dan 25 kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 45% dan post-test sebesar 82%. Sebanyak 120 peserta bersedia mengikuti pemeriksaan IVA, dan ditemukan 7 kasus IVA positif yang langsung dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.Kesimpulannya, edukasi dan skrining kanker serviks berbasis masyarakat dapat dijadikan model strategis dalam pencegahan kanker serviks di daerah pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, H. (2018). Strategi Pencegahan Kanker Serviks di Indonesia: Tantangan dan Harapan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2), 65–72.

Dewi, N.K., et al. (2022). The Impact of Kader Training on VIA Screening Coverage. Indonesian Journal of Health Promotion, 10(3), 221–228.

Dinas Kesehatan Kabupaten Buton. (2022). Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Tahun 2023–2026. Pasarwajo: Dinkes Buton.

Ferlay, J., Ervik, M., Lam, F., et al. (2020). Global Cancer Observatory: Cancer Today. Lyon, France: International Agency for Research on Cancer.

Kusumaningrum, R., Handayani, L., & Muflihah, N. (2021). Integrasi Pelayanan Preventif dalam Sistem Kesehatan Primer. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 101–109.

Kusumawardani, N., Rahmah, H., & Sari, D. (2022). Barriers to Cervical Cancer Screening among Women in Rural Indonesia: A Qualitative Study. BMC Women's Health, 22(1), 1–8.

Ningsih, M., & Rahayu, S. (2021). Peran Tokoh Masyarakat dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi di Desa. Jurnal Promkes, 9(1), 55–62.

Rohmah, N., Rachmawati, D., & Rahayu, A. (2019). Perceptions and Willingness to Undergo IVA Test among Women in Rural East Java. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 79–86.

Suryaningsih, E., & Hidayati, R. (2018). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Perempuan Mengikuti IVA Test. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 42–49.

Utami, D.W., Syahrul, S., & Afiyanti, Y. (2020). Effectiveness of Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) as a Screening Method for Cervical Cancer in Indonesia. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 21(5), 1295–1300.

WHO. (2021). Global Strategy to Accelerate the Elimination of Cervical Cancer as a Public Health Problem. Geneva: World Health Organization.

Widyastuti, T., Nugroho, H.S., & Yuniarti, K.W. (2023). Community-Based Cervical Cancer Screening in Remote Areas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 134–142.

Downloads

Published

2025-07-20

How to Cite

Endriaty, E., & Zamli, Z. (2025). Penanganan Kanker Serviks Melalui Edukasi Deteksi Dini Di Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2291–2296. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2718

Issue

Section

Articles