Edukasi dan Peran Keluarga dalam Meningkatkan Kunjungan Posyandu Pada Bayi dan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Fajar Mulya
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2763Keywords:
edukasi, keluarga, posyandu, stunting, anakAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kunjungan posyandu pada bayi dan balita, khususnya anak usia di atas dua tahun, melalui edukasi dan pelibatan aktif keluarga di wilayah kerja Puskesmas Fajar Mulya. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif berbasis edukasi, melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, distribusi leaflet, serta pelatihan kader dengan pendekatan interpersonal. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi awal, edukasi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua dan partisipasi kunjungan ke posyandu. Edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan stunting. Selain memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan puskesmas, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa media edukasi ber-HAKI dan artikel ilmiah. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai sosial dalam mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat dan berkualitas.
Downloads
References
Fitriani, N., Handayani, T. S., & Lestari, N. P. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap kunjungan ibu balita ke posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 15–21.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Manurung, I. M. T., Sihotang, E. M., & Simanjuntak, A. S. (2023). Cegah stunting dengan penguatan peran orang tua balita di posyandu. Jurnal Masyarakat Mandiri, 7(4), 2062–2071.
Putri, E. A., & Syahrul, S. (2023). Strategi komunikasi efektif dalam edukasi kesehatan keluarga. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 115–122.
Rahayu, D. P., & Wulandari, I. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan posyandu pada balita. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Indonesia, 5(2), 89–96.
Rospiati, R., Era, R., & Urnia, U. (2023). The effectiveness of posyandu cadre empowerment in enhancing knowledge as a stunting prevention effort. International Journal of Nursing and Midwifery Science, 7(1), 52–60.
Safitri, N., & Lestari, Y. (2022). Media edukatif sebagai sarana promosi kesehatan di posyandu. Jurnal Media Kesehatan, 11(3), 144–151.
Sari, M., & Pratiwi, N. (2023). Hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan kehadiran anak balita di posyandu. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 45–50.
Ulfa, M., & Monica, L. P. (2021). The effect of health education to the active presence of mother to take their toddlers to posyandu. Jurnal Ners dan Kebidanan, 8(3), 373–377.
Wahyuni, D., & Nurhasanah, S. (2023). Pemberdayaan kader dalam upaya peningkatan kunjungan posyandu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 27–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuni Sulistiawati, Beniqna Maharani Besmaya, Swari Syarah, Inda Zonalentera, Syifa Suryani, Firma Dwi Suryanti, Yenni Fransiska, Sabrina Windy Arselly, Intan Al Nurmalasari, Nadia Sapitri, Jesika Abellia Angelia, Juvita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












