Penyuluhan Bahaya Rokok Pada Remaja di Posyandu Remaja di Desa Wakan Kecamatan Amurang Barat

Authors

  • Dewi Rosmaida Napitu Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia
  • Zamli Zamli Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2765

Keywords:

remaja, penyuluhan kesehatan, bahaya rokok, perilaku sehat, promosi kesehatan

Abstract

Perilaku merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak, mengingat usia tersebut adalah fase krusial dalam pembentukan kebiasaan jangka panjang. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi perokok usia 10–18 tahun di Indonesia terus meningkat, termasuk di wilayah Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap dampak negatif merokok. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab dengan melibatkan 26 remaja sebagai peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang bahaya rokok, baik bagi diri sendiri maupun orang lain (perokok pasif), serta munculnya motivasi untuk menciptakan lingkungan bebas rokok. Diskusi aktif dan partisipasi tinggi menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif berbasis komunitas. Penyuluhan ini memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku remaja yang lebih sehat dan menjadi salah satu strategi preventif dalam menurunkan angka perokok usia dini di lingkungan pedesaan. Kesimpulannya, intervensi edukatif yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak mampu meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya rokok dan mendorong terciptanya lingkungan sehat tanpa asap rokok.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, R., & Hidayat, T. (2020). Efektivitas Penyuluhan Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja Tentang Rokok. Jurnal Promkes, 8(2), 44–51.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskesdas 2018: Laporan Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kurniati, N., et al. (2020). Peran Multipihak dalam Pencegahan Merokok pada Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(1), 22–30.

Lestari, W., & Fauzi, M. (2019). Hubungan Merokok dengan Gangguan Kesehatan Mental pada Remaja. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 5(2), 77–83.

Napitu, D. R. (2025). Laporan Pengabdian Masyarakat: Penyuluhan Bahaya Rokok di Posyandu Remaja Desa Wakan. Universitas Mega Buana.

Nurfitriani, D., & Mulyani, L. (2022). Dampak Asap Rokok Terhadap Perkembangan Balita. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 3(1), 12–18.

Nurhayati, E., & Maulana, R. (2020). Pemetaan Wilayah Berisiko Tinggi Perokok Usia Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(2), 109–116.

Rahayu, A., & Saputra, D. (2021). Pemanfaatan Posyandu Remaja dalam Promosi Kesehatan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(3), 55–60.

Sari, Y., & Prasetya, H. (2023). Strategi Tindak Lanjut Pasca-Penyuluhan: Studi di Daerah 3T. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(1), 33–40.

Supriyanto, R., & Hadi, W. (2022). Efektivitas Media Visual dalam Penyuluhan Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi Kesehatan, 4(3), 88–95.

Toding, V., & Palendeng, M. (2019). Tingginya Prevalensi Merokok di Minahasa Selatan. Jurnal Kesehatan Sulut, 6(2), 66–73.

WHO. (2021). Tobacco Fact Sheet. World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tobacco

Wulandari, S., & Putri, I. (2021). Strategi Penyuluhan Berbasis Komunitas di Daerah Rural. Jurnal Promotif, 9(1), 44–51.

Yuliana, E., & Herawati, E. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Remaja Merokok. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 34–41.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Napitu, D. R., & Zamli, Z. (2025). Penyuluhan Bahaya Rokok Pada Remaja di Posyandu Remaja di Desa Wakan Kecamatan Amurang Barat . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2485–2489. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2765

Issue

Section

Articles