Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kesadaran dan Penanganan Kesehatan Jiwa di Komunitas
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2772Keywords:
kesehatan jiwa, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, edukasi komunitas, tarataraAbstract
Permasalahan kesehatan jiwa di masyarakat seringkali kurang mendapat perhatian akibat minimnya pemahaman, stigma sosial, dan terbatasnya akses informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan jiwa melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon (wilayah kerja Puskesmas Taratara) dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 95% peserta merasakan manfaat berupa peningkatan pemahaman tentang tanda-tanda gangguan jiwa dan cara penanganan awal di komunitas. Namun, 5% peserta mengalami kesulitan memahami materi karena keterbatasan sumber daya manusia. Diskusi aktif dan partisipasi peserta menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan jiwa. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat dalam menangani isu kesehatan mental secara preventif dan promotif.
Downloads
References
Andriani, L., & Kurniawan, B. (2020). Penurunan stigma terhadap ODGJ melalui pendekatan edukasi komunitas. Jurnal Promkes, 8(3), 190–198.
Anindita, R. A., & Prasetyo, A. R. (2022). Analisis faktor penyebab rendahnya pemahaman kesehatan mental di komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 45–52.
Haris, M., & Nurhayati, R. (2019). Implementasi program pemberdayaan masyarakat untuk deteksi gangguan jiwa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 45–52.
Hidayat, R., & Fadila, N. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam promosi kesehatan mental. Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 2(2), 123–131.
Kartika, S., & Nugroho, A. (2022). Replikasi model pengabdian kesehatan jiwa berbasis komunitas di wilayah terpencil. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 6(1), 89–97.
Lestari, D. W., & Permana, A. G. (2021). Model penyuluhan kesehatan jiwa berbasis partisipatif untuk masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 5(2), 98–107.
Maulina, H., & Kurniawan, T. (2021). Peningkatan literasi kesehatan mental melalui pendidikan berbasis komunitas. Jurnal Promosi Kesehatan, 13(3), 155–162.
Marlina, T., & Sari, A. (2018). Peran perguruan tinggi dalam edukasi kesehatan jiwa masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Kesehatan Mental, 4(1), 21–29.
Rachmawati, E., & Hidayat, R. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam promosi kesehatan jiwa berbasis budaya lokal. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 112–119.
Ramdhani, N., & Fauziah, A. (2020). Pentingnya deteksi dini gangguan jiwa di masyarakat. Jurnal Psikologi Indonesia, 39(2), 98–106.
Sari, D. M., & Fauzan, M. (2021). Pengaruh simulasi kasus terhadap peningkatan keterampilan komunikasi dalam pelayanan kesehatan jiwa. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 4(2), 75–83.
Simanjuntak, T., & Hutapea, R. (2021). Intervensi berbasis komunitas dalam pencegahan gangguan mental emosional. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mental, 10(2), 98–106.
Suryani, L., & Nugraha, H. (2019). Dampak stigma sosial terhadap penderita gangguan jiwa. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 8(2), 101–108.
Susanti, D., & Tanjung, R. (2019). Edukasi kesehatan jiwa dengan pendekatan budaya lokal. Jurnal Psikologi Komunitas, 6(2), 89–96.
Utami, H., & Prasetyo, A. (2022). Diskusi kelompok sebagai pendekatan sosial dalam edukasi kesehatan jiwa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 5(1), 55–64
Wahyuni, E., & Kustiawan, E. (2021). Pelatihan kader sebagai agen promosi kesehatan mental. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(1), 49–56.
Wirawan, G. A., & Dewi, K. T. (2023). Literasi kesehatan jiwa sebagai determinan kesejahteraan psikososial. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 9(2), 123–131.
Yuliana, E., & Handayani, S. (2021). Efektivitas penyuluhan interaktif dalam peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan jiwa. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 120–128.
Yusuf, R., & Safitri, E. (2023). Efektivitas penyuluhan kesehatan jiwa berbasis partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(1), 77–85.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suzana Martini Sumolang, Zamli Zamli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












