Peningkatan Pemahaman Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini sebagai Upaya Mendukung Bonus Demografi

Authors

  • Mitha Safira Nurmaulid Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Restutita Darusasi Darusasi Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Nanda Oktarina Aditya Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Muhammad Riefky Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Lucky Anggi Kurniawati Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Annisatul Nikmah Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Choirun Nisa Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Umniyah Rihadatul Aisy Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Puspa Renggani Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Fajar Dwi Cahyoko Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i6.2831

Keywords:

edukasi kesehatan reproduksi, pernikahan dini, bonus demografi, pengabdian masyarakat, kota Surakarta

Abstract

Tingginya angka pernikahan dini di kalangan remaja menjadi tantangan serius dalam memaksimalkan potensi bonus demografi di Indonesia. Di Kota Surakarta, tercatat 67 dari 72 permohonan dispensasi nikah anak dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah pada tahun 2024. Salah satu upaya strategis dalam menekan angka pernikahan dini yaitu dengan mengadakan edukasi kesehatan reproduksi untuk remaja. Maka, melalui kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi dan risiko pernikahan dini melalui edukasi di SMPN 16 Surakarta. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), serta media leaflet dan poster. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner yang mencakup topik kesehatan reproduksi dan bahaya pernikahan dini. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, dengan uji tanda (sign test) menghasilkan p-value sebesar 0,001 (p<0,05). Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait materi kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menunda usia pernikahan, serta mendukung upaya pemerintah Kota Surakarta dalam mewujudkan menjadi Kota Layak Anak Dunia tahun 2025 dan mempersiapkan generasi emas 2045.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Diarsvitri, W., & Utomo, I. D. (2022). Medical perspective of reproductive health education in Indonesian schoolbooks. Frontiers in Public Health, 10, 943429. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.943429 frontiersin.orgpubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Humairah, N., Adnan, A., Astisyah, A. D., Haryani, H., Nuristiana, N., Rahmadana, A. R., Jamaluddin, A. B., & Aldi, S. (2024). Efektivitas penggunaan video pembelajaran dalam perkuliahan: Meningkatkan motivasi dan partisipasi mahasiswa. EdukAtif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6), 6584–6592. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i6.6056

Lase, K. L., Purba, R. M., & Siregar, E. (2023). Pengaruh promosi kesehatan dengan metode peer education terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Batunadua Kota Padang Sidempuan tahun 2023. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(6), Juni 2023.

Sahli, M. (2025). Efektivitas metode promosi kesehatan dalam penanganan stunting: Literature review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat dan Sosial, 3(1), 47–58. https://doi.org/10.59024/jikas.v3i1.1161

Muhibbin, S. (2012). Psikologi Pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Badan Pusat Statistik & Bappenas. (2023). Proyeksi Penduduk Indonesia 2020–2050: Hasil Sensus Penduduk 2020 [Laporan]. Badan Pusat Statistik Indonesia. ISBN 978-602-438-521-7

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Pemuda Indonesia 2022: Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2022 [Publikasi].

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah. (2024, Oktober). Jo Kawin Bocah Tekan Angka Dispensasi Kawin Provinsi Jawa Tengah. Diakses dari https://dp3akb.jatengprov.go.id/berita/read/jo-kawin- bocah-tekan-angka-dispensasi-kawin-provinsi-jawa-tengah pada [31 Juli 2025]

DP3AP2KB Kota Surakarta. (2024, 30 Juli). Peringatan Hari Anak Nasional 2024 di Kota Surakarta [Foto]. Instagram. Diakses dari https://www.instagram.com/dp3ap2kb.solo/ pada [31 Juli 2025]

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2025, 25 Juli). Surakarta kembali raih Kota Layak Anak utama. Diakses dari https://jatengprov.go.id/beritadaerah/surakarta-kembali-raih-kota-layak- anak-utama/ . pada [31 Juli 2025]

Safira, M. S. N. M. (2023). Determinan perilaku seks pranikah remaja wanita di Indonesia (Analisis data SDKI 2017) (Tesis Magister, Universitas Gadjah Mada). http://etd.repository.ugm.ac.id/

Downloads

Published

2025-08-12

How to Cite

Nurmaulid , M. S., Darusasi, R. D., Aditya, N. O., Riefky, M., Kurniawati, L. A., Nikmah, A., Nisa, C., Aisy, U. R., Renggani, P., & Cahyoko, F. D. (2025). Peningkatan Pemahaman Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini sebagai Upaya Mendukung Bonus Demografi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2815–2822. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i6.2831

Issue

Section

Articles