Peningkatan Kesadaran Konservasi Siswa Melalui Pendekatan Experiential Learning di Arboretum Universitas Lancang Kuning
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.2898Keywords:
experiential learning, konservasi, arboretum, siswa SMA, pendidikan lingkunganAbstract
Pendidikan lingkungan di sekolah seringkali bersifat teoritis dan kurang efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta tindakan nyata. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif siswa SMA terhadap konservasi melalui pendekatan experiential learning dan place-based education di Taman Kehati Arboretum Universitas Lancang Kuning. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa SMA Negeri 3 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif di kelas yang dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Evaluasi program dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata siswa dari 72,47 menjadi 80,13, atau meningkat sebesar 10,6%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pengetahuan konseptual, seperti peran hutan rawa air tawar dalam mitigasi perubahan iklim (meningkat 29,1%). Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan rasa tanggung jawab dan motivasi siswa untuk terlibat dalam aksi lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman di Arboretum Unilak sangat efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan membentuk sikap positif siswa, sekaligus menunjukkan potensi besar Arboretum sebagai pusat edukasi lingkungan.
Downloads
References
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2018). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 223, 12–24. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2018.04.018
Azizah, Z. F., Karyanto, P., Prayitno, B. A., & Sapartini, R. R. (2017). Penguatan Kesiapan Berperilaku Ramah Lingkungan Siswa SMA melalui Pengembangan Pedagogi Spesifik Berbasis PJBL pada Mata Pelajaran Ekologi. Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 415–423.
Corbacho-Cuello, I., Hernández-Barco, M. A., & Munoz-Losa, A. (2024). Exploring the local vegetation: botanical inquiry trail, an interactive journey of learning. Journal of Biological Education. https://doi.org/10.1080/00219266.2024.2320111
Esa, N., & Megat Jiwa, R. A. (2015). Enhancing Students’ Local Knowledge Through Themed Garden Project. SHS Web of Conferences, 18, 04004. https://doi.org/10.1051/SHSCONF/20151804004
Galingging, G., Ratnaningsih, A. T., & Lestari, I. (2022). Kunci Determinasi Famili Dipterocarpaceae di Arboretum Universitas Lancang Kuning. Jurnal Penelitian Kehutanan Bonita, 4(2), 21–31.
Hadinoto, & Suhesti, E. (2018). Model Arsitektur Pohon Arboretum Universitas Lancang Kuning Sebagai Penunjang Pembelajaran. Wahana Forestra, 13(1), 39–54.
Indah Rahayu, I., Suwarna, A. I., Wahyudi, E., Asfahani, & Jamin, F. S. (2024). Pendidikan Lingkungan Hidup dengan Membentuk Kesadaran Lingkungan dan Tanggung Jawab Sosial di Kalangan Pelajar. Civilizia, 2(2), 101–110. https://journal.civiliza.org/index.php/gej/
Indriyanti, S. Y., Sardjono, M. A., & Saragih, B. (2021). Potensi Penarik Dari Puriduta Arboretum Sempaja Sebagai Media Pendidikan Lingkungan Hidup.
Monroe, M. C., Monroe, K., & Ardoin, N. M. (2019). The power of the outdoor classroom: A review of the literature on the impacts of outdoor education on students’ environmental attitudes and behaviors. Journal of Environmental Education, 50(2-3), 85–104. https://doi.org/10.1080/00958964.2019.1588667
Monroe, M. C., Plate, R. R., Oxarart, A., Bowers, A., & Chaves, W. A. (2019). Identifying effective climate change education strategies: A systematic review of the research. Environmental Education Research, 25(6), 791–812. https://doi.org/10.1080/13504622.2017.1360842
Nofrianto, T., Ratnaningsih, A., & Muhammad Ikhwan, M. (2018). Pendugaan Potensi Karbon Tumbuhan Bawah dan Serasah di Arboretum Universitas Lancang Kuning. Wahana Forestra, 13(2), 144–155.
Rickinson, M., Dillon, J., Teamey, K., Morris, M., Choi, M. Y., Sanders, D., & Benefield, P. (2004). A Review of Research on Outdoor Learning. National Foundation for Educational Research (NFER).
Roth‐Čerina, M., & Čerina, T. (2023). Awareness by Design: Observing the Lonja Field. Dalam Architecture and Landscape: The Lonja Field in Croatia (hlm. 819–833). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-031-36320-7_51
Stevenson, R. B., Brody, M., Dillon, J., & Wals, A. E. J. (2014). International Handbook of Research on Environmental Education. Routledge.
Syam, R., Ras, A., & Rahim, H. (2024). Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang Kesadaran Ekologis untuk Lingkungan Berkelanjutan di SMA Negeri 1 Pinrang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 451–459. https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3196
Tella, F., Jundullah, M., Murni, M., Nurjana, N., & Hasa, M. F. (2025). Pengenalan Game Edukasi Flora dan Fauna untuk Siswa SD Inpres 4 Arborek Raja Ampat. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 6(1), 301–310. https://doi.org/10.35870/jpni.v6i1.1305
Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education in the 1990s. Environmental Education Research, 1(2), 195–212. https://doi.org/10.1080/1350462950010206
Ulfa, N., Juliarti, A., & Insusanty, E. (2024). Keberadaan Taman Kehati Arboretum (TKHA) dan Ekoriparian Universitas Lancang Kuning Berdasarkan Opini Mahasiswa dan Pengunjung. Green Tech, 2(1), 47–58.
UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. UNESCO Publishing.
Wahyudi, T. R., Prastyningsih, S. R., & Azwin. (2016). Keanekaragaman Jamur Basidiomycota di Hutan Tropis Dataran Rendah Sumatera, Indonesia (Studi Kasus di Arboretum Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning Pekanbaru). Wahana Forestra, 11(2), 98–111. https://doi.org/10.31849/Forestra.V11i2.148
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eno Suwarno, Dodi Sukma, Muhammad Ikhwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












