Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Kelas Online Bagi Guru SMAN 1 Rantau Utara

Authors

  • Masrizal Masrizal Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Yuniman Zebua Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Sakinah Udubiyah Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Siti Lam'ah Nasution Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Rosmidah Hasibuan Universitas Labuhanbatu, Indonesia
  • Eva Julyanti Universitas Labuhanbatu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.293

Keywords:

Profesionalisme Guru, Kelas Online, ICT

Abstract

Persoalan tenaga pendidikan dalam TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk kegiatan belajar mengajar masih sering di jumpai di indonesia termasukk di kabupaten Labuhanbatu Kota Rantauprapat. Ipteks bagi Masyarakat (IbM) yang akan dilaksanakan di SMA N 1 Rantau Utara merupakan satu bentuk upaya peningkatan profesionalisme guru dalam hal pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) dalam pembelajaran. Luaran IbM ini berupa jurnal nasional berISSN dan buku panduan. Tujuan umum pelaksanaan IbM adalah meningkatkan  pemahaman dan keterampilan kepada guru tentang pemanfaatan ICT dalam pembelajaran online. Tujuan khusus dari IbM ini diantaranya: (1) Guru mampu menggunakan dan mengelola kelas Online, (2) mengoptimalkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi yang ada, serta (3) meningkatkan keefektifan, efisiensi dan daya tarik pembelajaran. Metode yang akan digunakan pada pelaksanaan IbM yaitu sosialisasi, praktek, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan ini akan di lakukan dalam 2 tahap dimana tahap pertama akan lebih fokus dalam memberikan informasi tentang materi berkaitan dengan peranan ICT dalam pembelajaran dan pemanfaatan kelas online. Informasi ini sangat penting dilakukan supaya para peserta pelatihan mendapatkan gambaran mengenai peran ICT dalam pembelajaran, serta pentingnya pelatihan sebagai bentuk pengembangan diri guru. Tahap kedua pelatihan akan fokus pada pelatihan instalasi pembuatan kelas online, pengelolaan materi pembelajaran, serta pembuatan kuis maupun soal evaluasi online. Dengan kelas online guru diharapkan bisa memberikan pembelajaran tambahan maupun evaluasi kapanpun dan dimanapun. Evaluasi kegiatan ini dilakukan saat berlangsungnya kegiatan pelatihan dan hasil pembuatan dan pengelolaan kelas online. Aspek yang dievaluasi adalah kehadiran, aktivitas peserta, pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Kriteria pencapaian program setiap aspek adalah kehadiran peserta, aktivitas berkategori baik, dan tingkat pemahaman materi berkategori baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Juniati, N. W., & Widiana, I. W. (2017). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 1(1), 20–29.

Nasution, M. I. P. (2016). Strategi pembelajaran efektif berbasis mobile learning pada sekolah dasar. Jurnal Iqra, 10(01).

Ninghardjanti, P., Dirgatama, M. P. C. H. A., & Wirawan, M. P. A. W. (2021). Pembelajaran Multimedia Berbasis Mobile Learning. CV Pena Persada.

Putra, H. K. (2018). Pengembangan Media Mobile Learning Berbasis Android Pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(4), 414–421.

Downloads

Published

2023-09-06

How to Cite

Masrizal, M., Zebua, Y., Udubiyah, S., Nasution, S. L., Hasibuan, R., & Julyanti, E. (2023). Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Kelas Online Bagi Guru SMAN 1 Rantau Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(7), 993–1001. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.293

Issue

Section

Articles