Pembuatan Peta Desa Berbasis QR Code sebagai Penanda Batas Dusun di Desa Pekalangan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso

Authors

  • Risda Dui Desta Aulia Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Nurul Aini Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Doni Wira Prasetyo Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Hasbi Fadllurahman Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Wilda Nurul Kamilah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Ria Irawati Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Alviatul Hasanah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Ahmad Wardany Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Fita Safitri Maufiroh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia
  • Erma Fatmawati Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.2969

Keywords:

peta digital, QR code, pemetaan partisipatif, batas dusun

Abstract

Desa Pekalangan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso yang memiliki banyak potensi salah satunya yaitu pertanian.Desa Pekalangan memiliki 5 dusun diantaranya yaitu dusun Cerme, dusun Krajan, dusun Pancoran, dusun Berabi 1, dan dusun Berabi 2. Di Desa Pekalangan sendiri belum meiliki peta digital sebagai satu ciri desa yang  maju. Pada kegiatan ini mahasiswa KKN posko 28 melakukan kegiatan “Pembuatan Peta Desa Berbasis QR Code”. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengatasi keterbatasan informasi spasial di Desa Pekalangan, Bondowoso, dengan merancang peta digital berbasis QR Code sebagai penanda batas dusun dan fasilitas umum. Metode pelaksanaan meliputi: observasi wilayah dan koordinasi dengan perangkat desa, survei lapangan untuk verifikasi batas dusun, digitasi data menggunakan software ArcGIS berdasarkan citra satelit dan shapefile administrasi serta pembuatan peta skala 1:3.500 dalam format digital dan cetak yang terintegrasi QR Code. QR Code ditautkan ke website berisi detail tiap dusun (jumlah RT/RW, aset desa). Peta berhasil divalidasi oleh perangkat desa dan diresmikan oleh Kepala Desa. Luaran ini memudahkan masyarakat dalam navigasi, identifikasi batas dusun, serta administrasi wilayah. Kolaborasi mahasiswa, perangkat desa, dan warga menjadi kunci keberhasilan. Kesimpulan: Peta digital berbasis QR Code efektif sebagai solusi informasi spasial desa, meski pengembangannya masih terbuka untuk integrasi aplikasi mobile, pemetaan potensi ekonomi, dan mitigasi bencana di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adeswastoto, H., Islah, M., & Saputra, R. (2022). Penyusunan Peta Desa Dalam Rangka Pengembangan Desa di Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok. JES-TM Social and Community Service, 1(2), 1–5. Diambil dari https://jes-tm.org/index.php/jestmc

Amaru, K., Asdak, C., & Balia, R. (2019). Penyuluhan pengenalan peta dan identifikasi potensi daerah untuk pembuatan peta potensi desa di Desa Jati Mekar dan Desa Cijati, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 2(1), 32–40.

ARNOWO, H. (2020). Making a Complete Village Thematic Map Based on Community Participation. Jurnal Pertanahan, 10(2), 172–183.

Arya, N., Amne Ambarwati, A., Nur Iskandar Zulkarnain, M., Rivai Arsyad, M., Aliyah, N., & Dwi Mulyani, R. (2022). Pemetaan Kawasan Desa Pancana Berbasis QR Code. Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat, 122(2), 410–419.

Dharmayanti, A. W. S., Handayani, B. L., Kurniawati, D., Purbasari, D., Pradana, G. H., & Hanantara, A. (2019). Pemetaan Potensi Desa Sebagai Model Untukmembangun Desa Sehat Dan Mandiri(Studi Kasus: Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan,Kabupaten Bondowoso). Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Sains, September, 67–76. Diambil dari https://journal.unusida.ac.id/index.php/snts/article/view/76/61

Diawati, P., Karneli, O., Siminto, S., Pitoyo, A., & Judijanto, L. (2024). Do Entrepreneurship Education and Family Experience Promote Student’s Entrepreneurial Intention? The Mediating Role of Unemployment Rate : An Integrated Analysis through Entrepreneurship Theory, Social Learning Theory, and Hidden Unemployment Theory. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 10(1), 65. doi: 10.33394/jk.v10i1.10465

Saputra, S. A., Nafis, L., Kemna, A. G., Amalia, E. N., Rhamadhan, P. H., & Hakim, F. L. (2022). Pembuatan Peta Dusun Argosuko Untuk Membantu Wisatawan Dalam Memahami Jalur Menuju Tempat Wisata Candi Jawar Samudro. Jurnal Graha Pengabdian, 4(3), 204. doi: 10.17977/um078v4i32022p204-208

Sullivan-Wiley, K. A., Short Gianotti, A. G., & Casellas Connors, J. P. (2019). Mapping vulnerability: Opportunities and limitations of participatory community mapping. Applied Geography, 105(October 2017), 47–57. doi: 10.1016/j.apgeog.2019.02.008

Widijanto, H., Danu Prihanto, H., Ainun Syah Alfarizi, I., & Naufal Ramadhan, M. (2024). Pembuatan Peta Digital Desa Wonoharjo Berbasis Qr Code “Digital Map Wonoharjo Village Based on Qr Code.” Inisiasi, 49–56. doi: 10.59344/inisiasi.v13i1.230

Yen, B. T., Son, N. H., Tung, L. T., Amjath-Babu, T. S., & Sebastian, L. (2019). Development of a participatory approach for mapping climate risks and adaptive interventions (CS-MAP) in Vietnam’s Mekong River Delta. Climate Risk Management, 24(March), 59–70. doi: 10.1016/j.crm.2019.04.004

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

Aulia, R. D. D., Aini, N., Prasetyo, D. W., Fadllurahman, H., Kamilah, W. N., Irawati, R., Hasanah, A., Wardany, A., Maufiroh, F. S., & Fatmawati, E. (2025). Pembuatan Peta Desa Berbasis QR Code sebagai Penanda Batas Dusun di Desa Pekalangan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7), 3463–3469. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.2969

Issue

Section

Articles