Psikoedukasi Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental Pada Masyarakat Desa Kedung Baya Kelurahan Kalitimbang Cilegon

Authors

  • Infanti Wisnu Wardani Universitas Bina Bangsa
  • Dina Khairunisa Siregar Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Leni Rahmadanti Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Fahri Fahri Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Shella Ramanda Putri Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Ronny Rachmansyah Suryaningrat Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Ifat Fadilatunnisa Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Muhammad Rusydi Wibisono Universitas Bina Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.301

Keywords:

psikoedukasi, Kesehatan mental, Kesadaran masyarakat, Peningkatan kesadaran, Kesejahteraan psikologis

Abstract

Masalah kesehatan mental banyak terjadi pada remaja dan orang dewasa,sekitar  19% populasi orang dewasa, 46% remaja, dan 13% anak-anak mengalami masalah kesehatan mental setiap tahunnya. Namun, mereka tidak mendapatkan perawatan yang baik karena kurangnya kesadaran mental. Maka dari itu perlu diadakan kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Agar nantinya, dapat bersama-sama seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga kesehatan mental warga terutama warga desa Kedung Baya Kelurahan Kalitimbang Cilegon. Metode pelaksanaan ini dilakukan secara kolaboratif dengan metode psikoedukasi. Pada proses pelaksaan psikoeduksdi ini juga dilakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan setelah pelaksanaan psikoedukasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kegiatan ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga akan pentingnya kesehatan mental. Diharapkan ke depannya program psikoedukasi ini dapat dilangsungkan secara rutin dan berkala sehingga kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dapat terjaga

Downloads

Download data is not yet available.

References

Guanarccia, M. (2023). Psychoeducation Benefits. Betteerhelp. Diakses dari : https://www.betterhelp.com/advice/therapy/what-is-psychoeducation-and-why-does-it-matter/

Henderson C, Evans-Lacko C, Thornicroft G. (2013) Mental Illness Stigma, Help Seeking, and Public Health Programs. American journal of public health, 103(5), 777–780. https://doi.org/10.2105%2FAJPH.2012.301056

Holthaus, J. (2022). The Importance of Mental Health Awareness. PineRest. Diakses dari : https://www.pinerest.org/newsroom/articles/mental-health-awareness-blog/

Johnson, A. L. (2021). Changes in Mental Health and Treatment, 1997–2017. Journal of Health and Social Behavior, 62(1), 53–68. https://doi.org/10.1177/0022146520984136

Kutcher S, Bagnell A, Yifeng W. (2015). Mental Health Literacy in Secondary Schools: A Canadian Approach. Child and adolescent psychiatric clinics of North America, 24(2): 233–244. https://doi.org/10.1177/0706743715616609

Rozali, Y. A., Sitasari, N. W., & Lenggogeni, A. (2021). Meningkatkan Kesehatan Mental Di Masa Pandemi. Abdimas, 112.

Downloads

Published

2023-09-08

How to Cite

Infanti Wisnu Wardani, Siregar, D. K., Rahmadanti, L., Fahri, F., Putri, S. R., Suryaningrat, R. R., Fadilatunnisa, I., & Wibisono, M. R. (2023). Psikoedukasi Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental Pada Masyarakat Desa Kedung Baya Kelurahan Kalitimbang Cilegon. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(7), 1020–1025. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.301

Issue

Section

Articles