Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penataan Bibir Sungai Sebagai Pendukung Jembatan Bambu Dengan Metode Struktur Perkuatan Alam Eksisting Di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.306Keywords:
perencanaan, penyusunan, penataan, sungaiAbstract
Desa Siangan terletak pada Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, berjarak sekitar 3 Km dari pusat Kota Gianyar dan sekitar 30 Km dari kota Denpasar. Desa Siangan didukung oleh 6 Banjar Adat yaitu Banjar Selat, Teruna, Triwangsa, dan Siladan. Desa siangan ini diapit oleh 2 sungai yang menjadi daya tarik tersendiri bagi desa ini. Namun karena desa ini diapit oleh 2 sungai terjadinya masalah akses antar desa siangan ke desa lain. Selain itu juga sungai yang ada belum dimanfaatkan dengan baik. Dengan direncanakan jembatan bambu diantara sungai untuk penghubung antara desa dengan desa lain dan pura pengukur-ukur, penataan ini dimaksudkan untuk pendukung dari jembatan bambu agar nantinya area jembatan bambu dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Area penataan disekitaran jembatan bambu akan menggunakan mekanika struktur alam atau eksisting yang ada, seperti memanfaatkan material sekitar, perkuatan tebing, perkuatan batu sungai, perkuatan pohon disekitar dan lainya yang ada pada sekitaran sungai dirancangnya jembatan bambu. Tujuan dari perencanaan ini bertujuan menemukan desain yang tepat untuk penataan disekitaran jembatan bambu dengan memanfaatkan eksisting yang ada sehingga tidak merusak dari bibir sungai. Metode yang digunakan diantaranya Observasi lapangan, Wawancara, Metode Focus Group Discussion (FGD), dan Metode Teknis Perencanaan. Hasil dari perencanaan ini adalah mekanika struktur yang tepat agar nantinya menjadi acuan dalam pembangunan penataan sekitar jembatan bambu.
Downloads
References
Asroni, A., 2010, Kolom, Fondasi, dan Balok T beton Bertulang. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Bhalla, S., Gupta, S., Sudhakar, P., Sures, R., (2008), “Bambu as Green Alternatif to Concrete and Steel for Modern Structures”, The International Congress of Environmental Research, Goa, 18-20 December 2008.
Danastri, A. D., 2013, Perancangan Jembatan Pejalan Kaki Dengan Struktur Truss Tipe Warren (With Verticals) Menggunakan Bambu Petung, Tugas Akhir, Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Jayanetti, D.L., & Follet, P.R., (2002), “Bambu in Construction: An Introduction”, INBAR Technical Report No.16, India.
Morisco and Mardjono, F., (1995), “Strength of Filled Bambu Joint”, In Ganapati, P.M., Janssen, J.A., Sastry, C.B., ed., Bambu People and Environment, Proceedings of the Vth International Bambu Workshop and the IV International Bambu Congress, Bali, 19-22 June 1995, p.113 -1120.
Purwito, (1995). “The Application of Bambu for Earthquake-resistent Houses”, In Ganapati, P.M., Janssen, J.A., Sastry, C.B., ed., Bambu People and Environment, Proceedings of the Vth International Bambu Workshop and the IV International Bambu Congress, Bali, 19-22 June 1995.
Wijaya, R. A. , 2013, Analisis dan Perancangan Jembatan Bambu Dengan Stuktur Tipe Cable Stayed, Tugas Akhir. Yogyakarta: Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Made Mas Surya Wiguna, Nyoman Ratih Prabandari, Ni Komang Ayu Agustini, Kadek Goldina Puteri Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












