Peningkatan Literasi Siswa Melalui Revitalisasi Perpustakaan Sekolah di MI Ma’arif Al Huda Ngendrokilo Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang

Authors

  • Aziz Rofi’i Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Fina Umu Rif Athi Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Sariyadi Sariyadi Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Syifa Innabila Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Lutfi Atul Haniah Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Puspitasari Puspitasari Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Sri Aprilianingsih Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Sonni Kuncoro Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Ekwan Dwi Riyandi Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia
  • Nala Innayatul Maula Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3067

Keywords:

literasi, perpustakaan sekolah, revitalisasi, pendekatan ABCD, minat baca

Abstract

Rendahnya tingkat literasi siswa di Indonesia masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, yang salah satunya dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap sumber bacaan dan pengelolaan perpustakaan sekolah yang belum optimal. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi perpustakaan di MI Ma’arif Al Huda Ngendrokilo sebagai upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan aset dan potensi sekolah serta dukungan masyarakat sekitar melalui lima tahap: discover, dream, design, deliver, dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi perpustakaan mencakup pembersihan ruang, penataan koleksi, penyusunan sistem administrasi sederhana, serta penyediaan sarana motivasi membaca. Proses ini mendorong meningkatnya antusiasme siswa dalam memanfaatkan perpustakaan, meskipun kendala keterbatasan ruang masih menjadi tantangan utama. Evaluasi dilakukan melalui pendampingan selama 10 hari, yang menghasilkan strategi keberlanjutan berupa penjadwalan kunjungan kelas, pembentukan tim literasi sekolah, dan pendampingan pengelolaan perpustakaan oleh guru serta siswa kelas VI. Dengan demikian, program revitalisasi perpustakaan berbasis metode ABCD terbukti mampu meningkatkan akses bacaan, menumbuhkan minat baca, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi sekolah secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriyanto, S., Pratama, M. S., & Dewayani, R. J. (2023). Pemanfaatan augmented reality sebagai media pembelajaran di SDN Jebus, Bangka Barat. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 7(1), 170.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Asmoro, B. T., & Sari, D. K. (2020). Meningkatkan literasi siswa Desa Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang melalui revitalisasi perpustakaan desa. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 282.

Fitriyani, N., & Fauzi, A. (2022). Literasi digital dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(2), 145–156.

Hasanah, M., Damayanti, F. D., Fahlevi, M. Z., & Mu’alimin, M. (2025). Perencanaan dan peningkatan kinerja organisasi. Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis, 4(2), 1–15.

Hidayat, R. (2020). Analisis kebutuhan dalam pembelajaran: Konsep dan penerapan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 123–134.

Hidayati, N., Qibtiyah, L., & Kirom, A. (2022). Pendampingan revitalisasi perpustakaan dalam mendukung gerakan literasi sekolah. ABDINA: Jurnal Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 21–30.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja. Rosdakarya.

Mulia Sarif, A., Ridha, R., & Ilham, I. (2024). Meningkatkan minat baca dengan sosialisasi revitalisasi perpustakaan Desa Siambo Kabupaten Enrekang. Jdistira, 4(2), 201–212. [https://doi.org/10.58794/jdt.v4i2.1050]. https://doi.org/10.58794/jdt.v4i2.1050

Murtadho, A., & Fadhil, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat berbasis aset dengan pendekatan ABCD dalam peningkatan literasi siswa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–52.

Mustika, M., Fadillah, H. T. N., Gymnastia, H. N., Ghessiani, L., Amaliyah, S., Fasihah, T. A., & Ardheta, P. A. (2025). Revitalisasi perpustakaan sebagai pusat literasi di SDN Sukamulya 01. Journal of Entrepreneurship and Community Innovations (JECI), 3(2), 75–82. [https://doi.org/10.33476/jeci.v3i2.277](https://doi.org/10.33476/jeci.v3i2.277)

Oktaviani, R. (2020). Pemanfaatan dekorasi visual dalam menciptakan suasana belajar menyenangkan di perpustakaan sekolah. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 5(1), 34–42.

Rahmawati, S., & Hidayat, T. (2022). Revitalisasi perpustakaan sekolah dalam mendukung gerakan literasi nasional. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(1), 33–40.

Ramadhanty, T., & Agustiana, H. S. (2022). Revitalisasi perpustakaan sekolah guna meningkatkan gerakan literasi pada siswa SD Islam Al Falih Kota Kediri. J-Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 4256.

Sari, N. (2021). Implementasi pendekatan ABCD dalam penguatan kapasitas sekolah dan masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 233–240.

Siregar, L., & Hartanti, F. (2021). Desain interior perpustakaan sekolah dalam meningkatkan kenyamanan belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 145–153.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharyani, Y. D., & Djumarno, D. (2023). Perencanaan strategis dan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(2). [https://doi.org/10.55681/jige.v4i2.827](https://doi.org/10.55681/jige.v4i2.827)

Sutarto, A. (2021). Penerapan pendekatan ABCD dalam pengembangan perpustakaan berbasis masyarakat. Jurnal Perpustakaan dan Literasi, 5(2), 101–110.

Syah, I., & Surya, D. (2021). Membangun budaya literasi perdesaan di Desa Pondok Kemuning Kota Langsa. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 29–35. [https://doi.org/10.32505/connection.v1i1.2823](https://doi.org/10.32505/connection.v1i1.2823)

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Yuliana, E., & Wulandari, R. (2020). Pendekatan asset based community development (ABCD) dalam pemberdayaan masyarakat desa untuk mendukung pendidikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 20–27.

Zekolah. (2024). MIS Al Huda Ngendrokilo.

Downloads

Published

2025-09-17

How to Cite

Rofi’i, A., Athi, F. U. R., Sariyadi, S., Innabila, S., Haniah, L. A., Puspitasari, P., Aprilianingsih, S., Kuncoro, S., Riyandi, E. D., & Maula, N. I. (2025). Peningkatan Literasi Siswa Melalui Revitalisasi Perpustakaan Sekolah di MI Ma’arif Al Huda Ngendrokilo Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7), 3577–3587. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3067

Issue

Section

Articles