Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMAN 1 Keritang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3091Keywords:
kesehatan reproduksi, remaja, penyuluhan, pengetahuan, pretest-posttestAbstract
Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting di Indonesia, namun akses informasi yang akurat masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengukur efektivitas penyuluhan kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan siswa di SMAN 1 Keritang. Metode yang digunakan adalah Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design dengan total sampel 31 siswa kelas XII. Intervensi berupa penyuluhan menggunakan presentasi PowerPoint interaktif dan sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 4,4 (pretest) menjadi 5,0 (posttest), dengan selisih +0,6. Sebanyak 22 siswa (71%) mengalami peningkatan skor, sementara 9 siswa (29%) mempertahankan skor maksimal. Disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program sekolah.
Downloads
References
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Data dan informasi kesehatan reproduksi remaja di Indonesia. Pusdatin Kemenkes
Lubis, S. M., & Sari, I. P. (2020). Efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan remaja di SMK Negeri 1 Balaraja. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 16(2), 125–130.
Muhlisin, A., & Handayani, E. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 1-8.
Pratiwi, R. K., & Lestari, S. (2019). Hubungan antara sumber informasi dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja di SMA Negeri 1 Purwodadi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(1), 1–6.
Riyanto, R., Sudaryanto, T., & Sari, N. (2016). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMA. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 7(1), 1–9.
Utami, W. D., & Wibowo, A. (2019). Efektivitas metode diskusi kelompok dalam peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 1–6.
Wijayanti, R., & Setiawan, B. (2018). Peran guru dan orang tua dalam edukasi kesehatan reproduksi remaja di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3), 321–335.
World Health Organization (WHO). (2021). Adolescent reproductive health. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-sexual-and-reproductive-health
Wulandari, R., & Santoso, H. (2017). Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui pendekatan peer educator. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 115–123.
Yuniarti, Y., Suhartono, & Lestari, Y. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku berisiko pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 22–30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zhena Younantha Verronika Putri, Ade Rahmadani, Rinne Liadesvita, Muhammad Naufal Fadhilah, Sella Inda Sahputri, Arzeti Anindita, Maulida Wahyuni, Ridho Abdul Hakim, Crisna Muhamasri, Fatihah Mohd Ariif, Ira Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












