Pembuatan Peta Potensi Bahaya Tanah Longsor Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3106Keywords:
Program pengabdian masyarakat, desa Malimbu, tanah longsor, ArcGis, mitigasi bencanaAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membuat peta daerah potensi bahaya tanah longsor, sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan oleh bencana tanah longsor. Pembuatan peta potensi bahaya tanah longsor dilakukan dengan menggunakan beberapa tahapan, diantaranya melakukan survei awal dan diskusi bersama perangkat desa, melakukan survei langsung ke lapangan, mengumpulkan data-data yang akan digunakan dalam pembuatan peta potensi bahaya tanah longsor, dan melakukan pengolahan data dengan menggunakan perangkat lunak ArcGis. Program kerja ini dilaksanakan dengan capaian utama berfokus pada pemetaan daerah yang memiliki potensi bencana tanah longsor, sekaligus menjadi acuan strategis dalam perencanaan tata ruang, upaya mitigasi bencana, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko longsor di Desa Malimbu.
Downloads
References
Adillah, M., & Sulaehaa, S. (2025). Pembuatan Peta Administrasi Desa dan Peta Potensi Bahaya Tanah Longsor Desa Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(5)182,4 – 1829.
Mubekti, M., & Alhasanah, F. (2008). Mitigasi Daerah Rawan Tanah Longsor Menggunakan Teknik Pemodelan Sistem Informasi Geografis: Studi Kasus Kecamatan Sumedang Utara dan Sumedang Selatan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 9(2), 121 – 129.
Mulyasari, R., Nandi, H., Nabilah, B. H., Muhammad, S., Hanna, A. S., & Ilham, D. (2023). Analisis Daerah Rawan Bencana Longsor Menggunakan SIG di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Ophiolite: Jurnal Geologi Terapan, 5(2), 44 – 51.
Mulyasari, R., Suharno, S., Haerudin, N., Hesti, H., Yogi, I. B.S., & Saputro, S. P. (2021). Aplikasi Metode Geolistrik dan Analisis X-Ray Diffraction (XRD) untuk Investigasi Longsor di Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Eksploriu, 42(2), 131 – 140.
Naryanto, S. H., Hasmanah, S., Deliyanti, G., Firman, P., & Agus, K. (2019). Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 April 2017. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 272 – 282.
Paisa, Muh, S. I., & Ayusari, W. (2021). Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Metode Pencitraan Satelit di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Jurnal Geocelebes, 5(1), 80 – 90.
Rubarkah, R., Muhardi, Radhitya, P. (2023). Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Geo-Image Journal, 13(2), 73 – 81.
Sari, M. I., Syamsul, B., Sugeng, U., Yusuf, S., & Heni Masuroh. (2025). Analisis Spasial Kerawanan Longsor dengan Metode AHP dan SIG Kajian Mitigasi Bencana di Mojo, Kabupaten Kediri. Jurnal ilmu Sosial dan Humaniora, 8(3), 11 – 24.
Usman, K. S. (2021). Identifikasi Daerah Rawan Longsor Kabupaten Luwu Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Plano Madani, 10(1), 134 – 148.
Wahyuni. (2025). Pelestarian Adat Bugis Mappano Salo di Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara.Skripsi. Fakultas Syariah. Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Geralden Dela Bastian, Suci Rahmadani Artika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













