Smart Borrowing: Literasi Keuangan Digital Untuk Bijak Mengelola Pinjaman Online
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3191Keywords:
Pinjaman, Literasi Keuangan, Digitalisasi, Pinjaman Online, DaringAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Smart Borrowing: Literasi Keuangan Digital untuk Bijak Mengelola Pinjaman Online dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga di Forum Kader Posyandu, Ciputat, mengenai literasi keuangan digital dan prinsip pinjaman bijak. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya literasi keuangan di tengah maraknya layanan pinjaman online legal maupun ilegal yang menimbulkan risiko bunga tinggi, penagihan agresif, dan penyalahgunaan data pribadi. Metode pelaksanaan meliputi pretest, ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi perhitungan bunga, latihan penyusunan anggaran, dan pendampingan pasca kegiatan. Pendekatan partisipatif ini memungkinkan peserta berbagi pengalaman serta mempraktikkan secara langsung konsep literasi keuangan digital dan smart borrowing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang perbedaan pinjaman legal dan ilegal, cara menghitung bunga, menyusun anggaran keluarga, serta menilai kemampuan membayar sebelum berutang. Peserta juga menunjukkan komitmen untuk lebih berhati-hati menerima tawaran pinjaman daring dan menyebarkan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini menegaskan pentingnya literasi keuangan digital yang berkelanjutan dan akses pembiayaan legal bagi ibu rumah tangga sebagai upaya memutus siklus utang online serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Downloads
References
Agustine, S. R., & Mardiana, M. (2023). The Influence of Financial Literacy and Consumptive Behavior on Indebted Behavior of Housewives. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS), 5(1), 30–38. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v5i1.3514
Ajzen, I. (1985). From intentions to actions: A theory of planned behavior. Action Control, 11–39.
Arianti, B. F., & Azzahra, K. (2020). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Literasi Keuangan : Studi Kasus UMKM Kota Tangerang Selatan. 9(2), 156–171.
Bhuvaneshwari, R., & Vinitha, K. (2025). Digital Financial Knowledge and Its Influence on Lending Application Adoption. Qubahan Academic Journal, 5(2), 322–338. https://doi.org/10.48161/qaj.v5n2a1683
Dinya Solihati, K., Rizki, M., & Sari, N. (2023). The Role of The Government to Improve Financial Literacy in Efforts to Prevent The Use of Illegal Online Loans. KnE Social Sciences, 2023, 670–687. https://doi.org/10.18502/kss.v8i11.13581
Djamsi, N. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan, Persepsi Tentang Pinjamanan Online, Dan Perilaku Konsumtif Pada Masyarakat Provinsi Yogyakarta Terhadap Keputusan Penggunaan Pinjaman Online. Journal GEEJ. Https://Dspace.Uii.Ac.Id/Handle/123456789/Dspace.Uii.Ac.Id/123456789/53926, 7(2).
Hatidjah, S., Sulfaidah, & Musdalifah. (2017). Analisis Strategi Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga di Kota Makassar. Journal Economix, 8(2), 83–103.
Jamaludin, P. P., H, E. T. K., Prabowo, B., Manajemen, P. S., Ekonomi, F., Pamulang, U., Studi, P., Bisnis, A., Sosial, F. I., & Muhammadiyah, U. (2025). Literasi Keuangan Digital Sebagai Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Mencegah Pinjaman Online Illegal pada Ibu-Ibu Majelis Taklim Al Hasanudin Literasi Keuangan Digital Sebagai Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Mencegah Laporan dari warga yang me.
Kartika, R. (2020). Analisis Peer To Peer Lending Di Indonesia. Akuntabilitas: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi, 12(2), 75–86. https://doi.org/10.35457/akuntabilitas.v12i2.902
Laksana, P. B., Rifqi, A. A., & Al-Masyhuri, S. (2023). A Low Financial Literacy On The Desire To Do Online Loans (Case Study Of Muhammadiyah Surabaya University Students). Journal of Entrepreneurial and Business Diversity, 1(1), 55–58. https://doi.org/10.38142/jebd.v1i1.45
Mahastanti, L. A., Rita, M. R., & Sitorus, D. S. (2025). Strategi Cerdas UMKM dalam Mengakses P2P Lending. Penerbit NEM.
Maivalinda, M., Sulitianingsih, H., & Riski, T. R. (2023). Mengukur Prilaku Pinjaman Online Melalui Literasi Keuangan Digital, Preferensi Risiko dan Faktor Demografi Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Dharma Andalas, 25(2), 561–572.
Nosita, F., & Lestari, T. (2019). Toleransi risiko pada wanita di Indonesia. Kajian Ekonomi Dan Keuangan, 3(2), 87–102.
OJK. (2017). Perencanaan Keuangan Keluarga. Perencanaan Keuangan Keluarga Dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, 1–42.
Persulessy, G., Titioka, B. M., Patty, M., Alfons, C. R., & Ralahallo, F. N. (2025). Literasi Keuangan Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kecamatan Lehitu Barat, Maluku Tengah. 4(2), 69–73.
Prihatini, N. (2023). Analysis of the Impact of Online Lending Services on Society. Journal of Finance, Economics and Business, 2(2), 47–62. https://doi.org/10.59827/jfeb.v2i2.90
Prihatni, R., Baroto, Y., Simbolon, H. O., Amalia, D., Meirsha, I. D. M. T., Azis, S. A., & Sastraatmadja, A. H. M. (2024). Analisis Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Di Indonesia: Strategi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Finansial Masyarakat. Penerbit Widina.
Septanto, H. & R. U. (2023). Tantangan Dalam Sosialisasi Etika Digital Di Masyarakat Untuk Mitigasi Pengaruh Negatif Pinjaman Online. Teknologi Informasi Dan Komunikasi , 7(1), 13–15.
Syarkani, Y. (2025). E-Commerce & Fintech: Membangun Bisnis Digital di Era Ekonomi Cerdas. Pt Kimhsafi Alung Cipta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dian Widiyati, Tsarina Zenabia, Neneng Hasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












