Observasi Dini Sebagai Upaya Preventif Terhadap Keluhan Musculokeletal Disorders Pada Tenaga Kesehatan Puskesmas Prambon Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3205Keywords:
MSDs, nordic body map, observasi, puskesmas, risikoAbstract
Tenaga kesehatan sebagai salah satu pegawai pelayanan kesehatan di Puskesmas memiliki risiko terkena penyakit akibat kerja yang tinggi, salah satunya Musculokeletal Disorders (MSDs). Hal ini disebabkan oleh tingginya aktivitas yang dilakukan dengan keadaan statis dan berulang dalam durasi yang lama sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan meningkatkan cedera pada pegawai. Pengabdian ini bertujuan untuk mengobservasi risiko keluhan MSDs pada tenaga Kesehatan di Puskesmas Prambon, Kabupaten Nganjuk. Data keluhan MSDs diperoleh menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Hasil observasi didapatkan sebanyak 21 responden dengan 19 orang (90%) memiliki risiko rendah terkena MSDs dengan keluhan terbanyak pada bagian tubuh pada bagian pinggang sebanyak 9 orang (43%), leher atas sebanyak 8 orang (38%), bahu kiri 8 orang (38%), punggung sebanyak 8 orang (38%), dan leher bawah sebanyak 7 orang (33%). Dengan demikian, para tenaga kesehatan tidak memerlukan tindakan perbaikan akan tetapi peningkatan kewaspadaan terhadap risiko Musculokeletal Disorders.
Downloads
References
Aprianto, B., Hidayatulloh, A. F., & Zuchri, F. N. (2021). Faktor Risiko Penyebab Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja : A Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 16–25. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/1767/pdf
Azizie, H. A., & Susilowati, I. H. (2022). Analisis Faktor Risiko Keluhan Subjektif Gangguan Muskuloskeletal ( MSDs ) Pada Guru Dan Murid SMA Akibat Pembelajaran Jarak Jauh Di Bogor.
Bukhori, E. (2010). Hubungan faktor risiko pekerjaan dengan terjadinya keluhan Musculokeletal Disorders (MSDs) pada tukang angkut beban penambang emsa di kecematan cilograng kabupaten lebak Banten tahun 2010.
Dewi, N. F. (2019). Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jurnal Vokasi Indonesia, 7(2), 39–48. https://doi.org/10.7454/jvi.v7i2.152
Ekasari, R., Pradana, M. S., Adriansyah, G., Prasnowo, M. A., Rodli, A. F., & Hidayat, K. (2017). Analisis kualitas pelayanan puskesmas dengan metode servqual. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 9(1), 86–93.
Fathoni, H., Handoyo, & Swasti, K. G. (2009). Hubungan Sikap Dan Posisi Kerja Dengan Low Back Pain Pada Perawat Di RSUD Purbalingga. Jurnal Keperawatan Soedirman, 4(3), 131–139.
Hardiyanti, M. R., Wiediartini, W., & Rachman, F. (2017). Analisis Faktor Pekerja, Keluhan Pekerja, Dan Faktor Psikososial Terhadap Tingkat Resiko Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Bagian Penulangan Di Perusahaan Beton. Conference on Safety Engineering and Its Application, 1(1), 1–6.
Helmina, Diani, N., & Hafifah, I. (2019). Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Masa Kerja, dan Kebiasaan Olahraga dengan Keluhan Musculoskeletas Disorders (MSDs) c. Caring Nursing Jounal, 3(1), 23–30. https://journal.umbjm.ac.id/index.php/caring-nursing/article/view/245
Kemenkes RI (2018) ‘Laporan Nasional RISKESDAS 2018’, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, p. 198. Available at: http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Na sional_RKD2018_FINAL.pdf.
Permatasari, F. L., & Widajati, N. (2018). Hubungan sikap kerja terhadap keluhan musculoskeletal pada pekerja home industry di Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(2), 220–239.
Prahastuti, B. S., Djaali, N. A., & Usman, S. (2021). Faktor Risiko Gejala Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada Pekerja Buruh Pasar. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 47–54. https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.516
Purba, I. G., & Lestari, M. (2017). Faktor Risiko Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Aktivitas Pengangkutan Beras Di PT Buyung Poetra Pangan Pegayut Ogan Ilir. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(2).
Rahman, A. (2017). Analisis Postur Kerja dan Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada Pekerja Beton Sektor Informal di Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Tahun 2017. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Rossa, G. U. (2017). Hubungan Faktor Individu Dan Faktor Pekerjaan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Perawat.
Roza Asnel, & Pratiwi, A. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorder Pada Pekerja Laundry. Public Health and Safety International Journal (PHASIJ), 1(1), 53–61. https://doi.org/10.55642/phasij.v1i01
Sandri, J. F. (2017). Analisis Risiko Patient Handling Dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Perawat di Unit Rawat Inap RSUD. Dr. Rm. Djoelham Binjai. Universitas Sumatera Utara.
[Utami, U., Karimuna, S. R., & Jufri, N. N. (2017). Hubungan lama kerja, sikap kerja dan beban kerja dengan muskuloskeletal disorders (Msds) pada petani padi di Desa Ahuhu Kecamatan Meluhu Kabupaten Konawe Tahun 2017. Haluoleo University.
Yao, Y., Zhao, S., An, Z., Wang, S., Li, H., Lu, L., & Yao, S. (2019). The associations of work style and physical exercise with the risk of work-related musculoskeletal disorders in nurses. International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health, 32(1), 15–24.
Zen, B. L. (2023). Analisis Hubungan Ergonomi Dengan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Bidan Puskesmas di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 219–230.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Nadzifatun Tri Maghfuroh, Nungki Marlian Yuliadarwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












