Edukasi dan Pemberian Senam Anti Hipertensi Pada Komunitas Lansia di Posyandu ILP Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3208Keywords:
hipertensi, lansia, komunitas, posyandu ILPAbstract
Lansia merupakan tahap akhir dalam siklus kehidupan manusia yang ditandai dengan proses penuaan. Proses ini menyebabkan penurunan fungsi tubuh baik secara fisik maupun psikologis, yang dikenal sebagai proses degeneratif. Salah satu dampak umum dari proses degeneratif pada lansia adalah timbulnya penyakit hipertensi. Banyak lansia tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipertensi, karena kondisi ini hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Hipertensi dapat memengaruhi kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian tekanan darah melalui langkah-langkah seperti pemeriksaan darah secara berkala, peningkatan pengetahuan tentang hipertensi, penerapan gaya hidup sehat, pengelolaan stress, serta menghindari kebiasaan buruk yang dapat dirangkum dalam konsep C.E.G.A.H. Selain menjaga pola makan yang sehat, penerapan gaya hidup sehat juga perlu diimbangi dengan aktivitas fisik atau olahraga. Salah satu bentuk olahraga yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengontrol hipertensi pada lansia adalah senam anti hipertensi. Senam ini bermanfaat dalam meningkatkan aliran darah dan memperbaiki asupan oksigen ke otot, terutama otot jantung, sehingga dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah.
Downloads
References
Akbar, H., & Tumiwa, F. F. (2020). Edukasi Upaya Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat di Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(3), 154–160.
Angelina, C., Yulyani, V., Efriyani, E., Program, D., Magister, S., Masyarakat, K., Malahayati, U., & Program, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi di Puskesmas Biha Pesisir Barat Tahun 2020. E-Indonesian Journal of Helath and Medical, 1(3), 2774–5244.
Anggraeni, D. N., Miskiyah, F., & Priyanti, S. M. (2022). Senam Anti Hipertensi Sebagai Upaya Penatalaksanaan Non Farmakologis Pada Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Abdimas Madani, 4(2), 104–109. https://doi.org/10.36569/abdimas.v4i2.107
Dinas kesehatan kabupaten malang. (2023). Profil kesehatan kabupaten malang. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, 19(5), 1–23.
Iswahyuni, S. (2017). Hubungan Antara Aktifitas Fisik dan Hipertensi pada Lansia. Profesi, 14, 5–8.
Khasanah, D. N. (2022). the Risk Factors of Hypertension in Indonesia (Data Study of Indonesian Family Life Survey 5). Journal of Public Health Research and Community Health Development, 5(2), 80. https://doi.org/10.20473/jphrecode.v5i2.27923
Sauliyusta, M., & Rekawati, E. (2016). Aktivitas Fisik Memengaruhi Fungsi Kognitif Lansia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(2), 71–77. https://doi.org/10.7454/jki.v19i2.463
Shariful Islam, M., Fardousi, A., Sizear, M. I., Rabbani, M. G., Islam, R., & Saif-Ur-Rahman, K. M. (2023). Effect of leisure-time physical activity on blood pressure in people with hypertension: a systematic review and meta-analysis. Scientific Reports, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.1038/s41598-023-37149-2
Tiara, U. I. (2020). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi. Journal of Health Science and Physiotherapy, 2(2), 167–171. https://doi.org/10.35893/jhsp.v2i2.51
Wirakhmi, I. N. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi Pada Lanjut Usia di Puskesmas Kutasari. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 7(1), 61–67. https://doi.org/10.52643/jukmas.v7i1.2385
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rosidatussholikhah Rosidatussholikhah, Atika Yulianti, Nani Zainiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












