Pelatihan Pembuatan Lilin Dari Minyak Goreng Bagi Warga Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3225Keywords:
pemberdayaan masyarakat, lilin ramah lingkungan, minyak goreng bekas, pelatihan keterampilan, energi alternatifAbstract
Pembuatan lilin dari minyak goreng merupakan inovasi untuk mengatasi keterbatasan penerangan di Desa Sukarami, Bengkulu Tengah, yang sering mengalami pemadaman listrik. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu desa melalui pelatihan pembuatan lilin ramah lingkungan berbahan dasar minyak goreng dan asam stearat. Penambahan asam stearat berfungsi meningkatkan kekerasan dan daya tahan lilin sehingga lebih ekonomis dan praktis untuk kebutuhan rumah tangga. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan minyak goreng, asam stearat, pewarna, dan bahan tambahan lain, kemudian dituangkan ke dalam cetakan lilin. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang mampu mempraktikkan pembuatan lilin secara mandiri. Selain sebagai solusi alternatif penerangan saat pemadaman listrik, kegiatan ini juga membuka peluang usaha rumahan yang dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan produk energi alternatif berbasis masyarakat.
Downloads
References
Aini, D.N., Arisanti, D.W., Fitri, H.M., dan Safitri, L.R. (2020). Pemanfaatan Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Produk Lilin Ramah Lingkungan dan Menambah Penghasilan Rumah Tangga di Kota Batu. Warta Pengabdian. 14(4), 253-262.
Budiyanto, Zuki, M., dan Hutasoit, M.S. (2012). Ketahanan Minyak Goreng Kemasan dan Minyak Curah pada Penggorengan Kerupuk Jalin. Jurnal Agroindustri 2(1), 30-40
Ernis, G, Gultom, F.B., Triawan, D.A., dan Haryanto, H. (2023). Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin sebagai Solusi Penerangan di Desa Karang Panggung Bengkul Tengah. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma. 4(1), 62-68
Fadhli, K., Fatimah , M., Widyaningsih, B., Sari, E.N., dan Pratama, A. A. (2021). Edukasi Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Minyak Goreng Bekas Pakai Melalui Pembuatan Lilin Aromaterapi. Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2(3). 175 – 180.
Fauzia, S., Sulton, L. A., Asyhari, A. A., Suryadi, A., & Kusumah, F. H. (2023). Analysis Of Bias And Purity Indices In Packaged Cooking Oil And Bulk Cooking Oil Using The Diffraction Grid Method. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3), 93–101. https://doi.org/10.62007/joumi.v1i3.185
Melviani., Nastiti. K., dan Noval. (2021). Pembuatan Lilin Aromaterapi Untuk Meningkatkan Kreativitas Komunitas Pecinta Alam Di Kabupaten Batola. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(2). 300-306.
Ghifari, H. S., dan Utaminingrum, F. (2022). Klasifikasi Kualitas Minyak Goreng berdasarkan Fitur Warna dan Kejernihan dengan Metode K-Nearest Neighbour berbasis Arduino Uno. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 6(7), 3269-3274.
Raharja, S., Setyaningsih, D., & Turnip, D. M. (2006). Pengaruh Perbedaan Komposisi Bahan, Konsentrasi dan Jenis Minyak Atsiri pada Pembuatan Lilin Aromaterapi. Jurnal Teknologi Pertanian. 1(2), 50-59.
Syukri, M. dan Masyithah, Z. (2018). Sintesis Star Amida Dari Asam Stearat dan Urea Menggunakan Pelarut Campuran Pengaruh Temperatur dan Waktu Reaksi. Jurnal Teknik Kimia USU 7(1). 5-8
Simanjuntak. R. (2019). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Perilaku Ibu Rumah Tangga Tentang Penggunaan Minyak Goreng lebih Dari 2 kali Pemakaian Di Desa kebun Pisang Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Semantik. 3(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nova Syahfitri, Novi Tasari E, Nuraini Berliana Repiyati Rahim, Melyanda Yulita Sari, Heriansyah Heriansyah, Deni Agus Triawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













