Program Edukasi Dan Demonstrasi Fisioterapi Dalam Penanganan Dan Management Disminorea Pada Remaja Putri Di MTs Darussalam Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3252Keywords:
Disminorea, Nyeri Haid, Edukasi, Demonstrasi, FisioterapiAbstract
Dismenorea merupakan berasal dari bahasa yunani yaitu dys yang berarti susah, mens yang berarti bulan, dan rhola yang berarti aliran. Dismenorea atau nyeri haid merupakan suatu keluhan yang terjadi oleh karena ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang mengakibatkan rasa sakit. Studi pendahuluan dilakukan dengan didapatkan hasil dari wawancara singkat yaitu siswi pada sekolah menengah tersebut mayoritas telah mengalami menstruasi dan kebanyak dari mereka mengalami nyeri haid. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman terkait dismenore dan latihan fisik yang tepat untuk mengurai nyeri haid atau disminorea yang timbul. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukasi fisioterapi mengenai dismenore dan latihan-latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenore. Sebelum dilakuakn edukasi peserta melakukan pre-test berupa mengisi kuisioner pengetahuan mengenai dismenore. Setelah dilakukannya edukasi peserta diminta mengisi kuisioner post-test. Berdasarkan kegiatan edukasi yang dilakukan pada remaj putri di MTs Darussalam Kademangan Kabupaten Blitar mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan setelah dilakukan pemaparan mengenai dismenorea dan demonstrasi latihan yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenorea dengan jumlah peserta sebanyak 185 orang dengan presentase menjawab “YA” sebanyak 100% dan menjawab “TIDAK” dengan presentase 0%-22%. Kegiatan edukasi mengenai dismenorea dan demonstrasi latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenorea sangat efektif dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka.
Downloads
References
Armour, M., Cc, E., Naidoo, D., Ayati, Z., Kj, C., Ka, S., Mj, D. M., Delshad, E., Armour, M., Cc, E., Naidoo, D., Ayati, Z., Kj, C., Ka, S., Mj, D. M., & Delshad, E. (2019). Exercise for dysmenorrhoea ( Review ). Cochrane Library, 9, 1–58. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004142.pub4.www.cochranelibrary.com
Daulay, S. A. (2024). Tingkat Keparahan Dysmenorrhea pada Remaja Putri di SMAN 7 Bandar Lampung. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 8(2), 162–166. https://doi.org/10.23960/jkunila.v8i2.pp162-166
Gutman, G., Nunez, A. T., & Fisher, M. (2022). Dysmenorrhea in adolescents. Current Problems in Pediatric and Adolescent Health Care, 52(5), 101186. https://doi.org/10.1016/j.cppeds.2022.101186
Heidarimoghadam, R., Abdolmaleki, E., Kazemi, F., Zahra Masoumi, S., Khodakarami, B., Mohammadi, Y., & Moghadam, H. R. (2019). The Effect of Exercise Plan Based on FITT Protocol on Primary Dysmenorrhea in Medical Students: A Clinical Trial Study. J Res Health Sci, 19(3), 456.
Hermawahyuni, R., Handayani, S., & Alnur, R. D. (2022). Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer pada Siswi SMK. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 97–101. https://doi.org/https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1079
Karout, S., Soubra, L., Rahme, D., Karout, L., Khojah, H. M. J., & Itani, R. (2021). Prevalence , risk factors , and management practices of primary dysmenorrhea among young females. BMC Women’s Health, 21(392), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12905-021-01532-w
Kusnaningsih, A. (2020). Prevalensi Dismenore Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Darul Ullum Dan kiftahuil Jannah Plangkaraya. Jurnal Surya Medika, 5(2), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/jsm.v5i2
López-Liria, R., Torres-álamo, L., Vega-Ramírez, F. A., García-Luengo, A. V., Aguilar-Parra, J. M., Trigueros-Ramos, R., & Rocamora-Pérez, P. (2021). Efficacy of physiotherapy treatment in primary dysmenorrhea: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(15), 1–19. https://doi.org/10.3390/ijerph18157832
Mckenna, K. A., Fogleman, C. D., & Lancaster, P. M. (2021). Dysmenorrhea. American Family Physician, 104(2), 164–170.
Sharma, S., Ali, K., Narula, H., Malhotra, N., Rai, R. H., Bansal, N., Balasubramanian, K., Kalra, S., Sanjeevi, R. R., & Chahal, A. (2023). Exercise Therapy and Electrotherapy as an Intervention for Primary Dysmenorrhea: A Systematic Review and Meta-Analysis. Journal of Lifestyle Medicine, 13(1), 16–26. https://doi.org/10.15280/jlm.2023.13.1.16
Tyas Mayasari, A., Restia Ningrum, D., Alfi Fauziah, N., Primadevi, I., Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu Jl Yani No, P. A., & Tambahrejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung, A. (2022). the Effect of Health Education About Dysmenorhea on Increasing Knowledge of Young Girls At Smp Muhammadiyah 2 Gisting Tanggamus Regency Lampung 2022. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 1–9. http://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/Jaman
Wahyuni, W., & Maghfiroh, F. K. U. (2022). The effect of deep breathing exercise in minimizing pain level of primary dysmenorrhea. International Journal of Health Sciences, 6(June), 11745–11753. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6ns3.8828
Wrisnijati, D., & Wiboworini, B. (2019). Prevalence and Factor Associated with Severity of Dysmenorrhea Among Female Adolescent in Surakarta. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 3(1), 76–89. https://doi.org/https://doi.org/10.20884/1.jgps.2019.3.1.1463
Wulandari, Y., Wulandari, I. S., & Murharyati, A. (2020). Cat Stretch Exercise sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri. Jurnal Empathy, 1(1), 50–57. https://doi.org/https://doi.org/10.37341/jurnalempathy.v1i1.8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rina Nurhayati, Zidni Immanurrohmah Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












