Sinergi Kelompok Masyarakat dan Akademisi dalam Rangka Rehabilitasi Lahan Pantai Klero, Desa Gesikharjo, Melalui Penanaman Cemara Laut (Casuarina Equisetifolia)
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3273Keywords:
pengabdian masyarakat, rehabilitasi pantai, Casuarina equisetifolia, sinergi masyarakat-akademisi, pemberdayaan pesisirAbstract
Lahan pantai merupakan ekosistem yang memiliki fungsi ekologis penting, namun rentan mengalami abrasi dan degradasi apabila tidak dikelola secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pantai Klero, Desa Gesikharjo, Kabupaten Pacitan, sebagai upaya rehabilitasi lahan pantai melalui sinergi antara kelompok masyarakat setempat dan akademisi dari Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban. Program difokuskan pada penanaman Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L.) sebagai vegetasi penahan angin dan abrasi pantai. Kegiatan meliputi tahap perencanaan bersama, penyediaan bibit, penanaman, serta pemantauan dan pemeliharaan secara partisipatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan tingkat kelangsungan hidup tanaman sebesar 75% dalam tiga bulan pertama, dengan pertumbuhan vegetatif yang baik. Selain memberikan manfaat ekologis berupa pengurangan abrasi dan pembentukan mikroklimat pantai, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas dan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat kohesi sosial, serta menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan pesisir. Tantangan utama berupa keterbatasan air tawar dan gangguan ternak berhasil diatasi melalui solusi lokal seperti pembuatan penampungan air hujan dan pagar pelindung. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi masyarakat–akademisi dapat menjadi model pemberdayaan partisipatif yang efektif dan berkelanjutan untuk rehabilitasi ekosistem pesisir.
Downloads
References
Ananta, I. D., dkk. (2024). Dampak penanaman pohon cemara udang (Casuarina equisetifolia) di wilayah pesisir: aspek biofisik dan sosial ekonomi. Jurnal Biologi Universitas Annuqayah, 10(1), 1–10.
BlokTuban. (2023, Desember). Harga tiket dan rute menuju Pantai Klero Tuban. (Konteks akses dan lokasi). bloktuban.com
Chen, Y., Cao, Z., Wang, L., dkk. (2025). Evaluation of the stand quality of Casuarina equisetifolia in coastal shelterbelts. Journal of Mountain Science, 22, 1557–1570.
Daryono P., Supriyo, H., & Nugraheni, M. (2019). Kandungan P, K, Ca, Mg dan Na dalam seresah dan tanah hasil rehabilitasi lahan pasir pantai pada beberapa umur tegakan cemara udang. Dalam Prosiding Pengembangan Silvofishery di Wilayah Pesisir.
Farmaa, A., Hikmat, A., & Soekmadi, R. (2016). Struktur dan komposisi vegetasi di habitat cemara laut (Casuarina equisetifolia L.) pada tiga kawasan konservasi di Provinsi Bengkulu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 6(1), 1–10.
Hakhara Institute. (2024). Model sinergitas pentahelix dalam pengurangan risiko bencana. Disaster Risk & Emergency Management Journal, 3(1), 1–12.
Harjadi, Beny., dan Miardini, Arina. (2013). Penanaman Cemara Laut (Casuarina equisetifolia LINN) Sebagai Upaya Pencegahan Abrasi di Pantai Berpasir. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. 7(5).
IPB University. (2023). Pemberdayaan & partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove: studi Desa Bedono, Demak. PENAMAS: Pemberdayaan Masyarakat, 38(2), 100–112.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2016). Peraturan Menteri KKP Nomor 24 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Rehabilitasi Estuari, Laguna, Teluk, Delta, dan Pantai.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Peraturan Menteri LHK Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan. jdih.menlhk.go.id
Kominfo Provinsi Jawa Timur. (2020). Rehabilitasi cemara laut beri manfaat masyarakat pesisir. kominfo.jatimprov.go.id
Liu, X., dkk. (2024). Analysis of growth inhibition of continuously planted Casuarina equisetifolia. Plant Physiology and Biochemistry.
Palang Merah Indonesia & Partners for Resilience. (2015). Modul Rehabilitasi Pantai Berbasis Masyarakat. RCRC Resilience Southeast Asia
Prasetyo, Sigit B. 2004. Karakteristik Gelombang dan Pola Arus Pada Daerah Akresi dan Abrasi di Sepanjang Pantai Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro.
Pusat Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (KKP). (2021). Tingkat partisipasi masyarakat dan analisis aktor pada rehabilitasi mangrove di Karangsong. Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(1), 35–48.
Zhang, H., dkk. (2025). The AHL-driven cascade of rhizosphere microbes, enzymes, and nutrients under continuous planting of Casuarina equisetifolia. Rhizosphere.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Perdana Ixbal Spanton M, Luhur Moekti Prayogo, Jumiati Jumiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













