Maskot Flora dan Fauna sebagai Sarana Edukasi Biodiversitas Lokal: Upaya Membangun Kesadaran Pelestarian Lingkungan di SMA Advent Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3278Keywords:
edukasi, flora dan fauna, biodiversitas, siswa SMA/SMKAbstract
Konservasi merupakan upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup. Biodiversitas flora dan fauna lokal perlu dilakukan pelestarian yang merupakan hal yang penting untuk dilakukan, mengingat banyak flora dan fauna lokal yang terancam punah. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi satwa liar adalah melalui edukasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama siswa, mengenai keanekaragaman hayati lokal melalui pengenalan maskot flora dan fauna daerah di SMA Advent Pekanbaru Provinsi Riau. Maskot ini dipilih sebagai representasi kekayaan alam setempat untuk memudahkan peserta dalam mengingat dan memahami pentingnya menjaga ekosistem. Edukasi dilakukan melalui metode interaktif seperti sosialisasi, pembuatan media pembelajaran digital, serta kegiatan eksplorasi lingkungan. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh wawasan ekologis, tetapi juga lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan. Selain edukasi, kegiatan ini mendorong aksi nyata dalam konservasi, seperti kampanye perlindungan satwa, penanaman pohon khas daerah, dan kolaborasi dengan sekolah serta komunitas lingkungan. Dengan melibatkan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang dalam menjaga biodiversitas lokal. Kesadaran yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan aktif dalam upaya pelestarian alam di masa depan. Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian sebelum dan sesudah penyuluhan mengenai maskot flora dan fauna, yang sangat positif dari analisis hasil penilaian dari indikator peningkatan pengetahuan secara umum, pemahaman tentang ular, dan keterampilan praktis. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya siswa SMA/SMK sederajat, tentang pentingnya konservasi flora dan fauna dan pelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk terlibat dalam upaya konservasi flora dan fauna yang terancam punah.
Downloads
References
Aliyah, N., & Atriyani, I. (2025). Analisis Permasalahan serta Solusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di Sekolah Dasar. Karimah Tauhid, 4(6), 3619-3636.
Fitriandhini, D., Putra, A. (2022). Dampak Kerusakan Ekosistem Hutan oleh Aktivitas Manusia: Tinjauan terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati. Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan. 3: 217-226.
Hayati, R. S. (2020). Pendidikan lingkungan berbasis experiential learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 20(1), 63-82.
Heriyanto, N. M., Samsoedin, I., & Bismark, M. (2019). Keanekaragaman Hayati Flora dan Fauna di Kawasan Hutan Bukit Datuk Dumai Provinsi Riau (Biodiversity Flora and Fauna in the Region Forest Bukit Datuk Dumai Riau Province). Jurnal Sylva Lestari, 7(1), 82-94.
Jainuddin, N. (2023). Dampak deforestasi terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis, 1(2), 131-140.
Karmadi, R. M. D., Suhartini, S., & Sukri, A. A. M. (2023). The potential of folklore as biodiversity learning resources in high school. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 9(1), 74-89.
Ngabekti, S. (2014). Kawasan wisata pendidikan lingkungan hidup (KWPLH) balikpapan sebagai sumber belajar konservasi. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(2).
Ramadansur, R., & Akbar, M. A. (2024). Penguatan Pemahaman Siswa Tentang Biodiversitas di Indonesia Melalui Discovery learning dan Pengenalan Maskot Flora dan Fauna Daerah:(Strengthening Students' Understanding of Biodiversity in Indonesia through Discovery learning and Introduction of Regional Flora and Fauna Mascots). BIODIK, 10(4), 579-588.
Ramadhian, I. N. (2014). Persebaran flora-fauna di Indonesia dan dunia. Direktorat Pembinaan SMA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta. Sajidan.
Simanjuntak, H. S., Sukara, E., & Priatna, D. (2021). Traditional knowledge of biodiversity in the community surrounding Giam Siak Kecil-Bukit Batu Biosphere Reserve, Riau, Indonesia. Indonesian Journal of Applied Environmental Studies, 2(2), 78-83.
Susilowati, E. (2022). Efektivitas Pendekatan Interaktif dalam Mengajarkan Siswa untuk Meningkatkan Pemahaman dan Sikap terhadap Lingkungan. Jurnal Pendidikan Indonesia. 11: 45-56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marta Dinata, Al Khudri Sembiring, Rahmat Ramadansur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












