Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di K5 - Offset
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.329Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Alat Pelindung Diri, PenyuluhanAbstract
Mitra dalam program ini adalah Pimpinan K5 Offset, yang bergerak dalam usaha potong kertas dan percetakan, yang berlokasi di Brajan, Tamantirta, Kasihan, Bantul.. Persoalan yang dihadapi saat ini oleh mitra adalah masih rendahnya pemahaman akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan rendahnya produktivitas usaha yang dijalankannya. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman K3 pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan aman. Berdasar pada masalah serta pemecahan masalah yang sudah disampaikan, maka untuk aspek pemahaman K3, metode pemecahan masalah yang dipakai adalah mengadakan penyuluhan tentang arti dan pentingnya K3. Sedang untuk aspek penerapan K3, metode pemecahan masalah yang dipakai adalah pendampingan penerapan K3 dalam setiap kegiatan produksi. Hasil dari kegiaan penyuluhan dan penerapan K3 yang telah dilakukan diketahui bahwa pemilik usaha sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut terlihat dari jalannya diskusi antara pengabdi dan pemilik usaha dalam penyuluhan dan pelatihan. Selain itu, peserta yang pada mulanya belum mengetahui tentang K3 setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan menjadi paham dan menyadari betapa pentingnya K3 dalam dunia kerja. Berdasar kuisioner yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah penyuluhan, pengetahuan serta pemahaman peserta tentang K3 mengalami peningkatan sebesar 83,3%, pengetahuan tentang syarat penerapan K3 mengalami peningkatan sebesar 61,11 %, pengetahuan adanya potensi bahaya di tempat kerja yang bisa berakibat terjadinya kecelakaan kerja mengalami peningkatan sebesar 0% dan pengetahuan peserta mengenai penyakit akibat kerja juga mengalami peningkatan sebesar 0%. Sementara dalam penerapan K3, pemilik usaha sudah mempunyai tahapan-tahapan proses dari setiap penyelesaian pekerjaan, serta dapat mengidentifikasi potensi timbulnya kecelakaan dalam setiap tahapan proses produksi dan menetapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Downloads
References
Direktorat Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementrian Ketenagaankerjaan RI (2022), Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun
Heizer, Jay; Render, Barry dan Munson, Chuck (2020). Operation management : Sustaiability and Supply chain Management, Thirteenth Edition Global Edition.
Parmasari, D. H., Suryanto, S., & Anandari, D. (2022). Pendidikan dan Pelatihan Keselamatan Kerja untuk Produktivitas pada Masyarakat Kutaliman. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(2), 267-274.
Sardiman .(2009). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sinuhaji, E. (2019). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 7(2), 11-15.
Swastika, B., Wibowo, P. A., & Abidin, Z. (2022). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(02), 197-204.
Wahyuni, N., Suyadi, B., & Hartanto, W. (2018). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Kutai Timber Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 12(1), 99-104.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Edi Supriyono, Muchamad Imam Bintoro, Sukardi Sukardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












